PRODUK KAMI

Minat : Luqmanul Khakim HP : 085711081674 / 089605509038 / PIN BB : 54C29D51

Diskon Menarik utk setiap Produk Kami - Klik di Sini!

Tampilkan postingan dengan label Kampus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kampus. Tampilkan semua postingan

Buruh Lulusan SMP itu Mengubah Nasibnya melalui Keajaiban Internet


Beberapa waktu lalu, demo buruh marak dimana-mana. Tuntutan mereka sama : agar gaji UMR/UMP bisa dinaikkan secara signifikan. Meski acap membuat jalanan macet, dan perusahaan tempat mereka bekerja terpaksa tutup karena tak kuat menanggung beban biaya, demo buruh itu terus berjalan dengan penuh gelora.

Ditengah suara protes yang terus membahana itu, kita mungkin perlu menengok kisah Darmanto, buruh kasar yang hanya lulusan SMP. Dalam sunyi, ia lebih memilih mengubah nasib dengan tangan sendiri. Tidak dengan suara tuntutan yang acap memekakkan telinga.

Kisah Darmanto adalah sekeping cerita tentang kegigihan, tentang daya juang yang bertumpu pada etos kemadirian; dan bukan selalu menuntut pihak lain agar dirinya sejahtera.

Saya mengenal Darmanto dari internet. Beberapa kali saya order layanan dia untuk melakukan review dan mencantumkan backlink ke web yang saya miliki. Ongkosnya Rp 100 ribu per review. Sejauh ini, saya puas dengan hasil kerjanya.

Lalu disebuah sore yang tenang, tiba-tiba telpon saya berdering. “Hallo, mas Yodhia, ini Darmanto”.

Saya banyak memberi order kepada para blogger penyedia layanan review web dan penulis artikel. Namun hampir tak ada yang menelpon balik. Makanya saya agak terkejut dengan telpon Darmanto di sore yang teduh itu.

Ia bilang, selalu melakukan ritual untuk menelpon balik para pelanggannya : sekedar silaturahmi dan menanyakan apakah puas dengan hasil kerjanya. After sales service, begitu isitilahnya. (buruh yang hanya lulusan SMP ternyata paham benar dengan strategi customer retention. )

Lalu kemudian kami berbincang-bincang tentang sejumlah hal, dan juga tentang kisahnya.

Darmanto adalah pria dari kampung udik. Tepatnya di dusun Dusun Kranding, Warungpring, 2 jam dari kota Pemalang. Sebuah dusun yang berada di bibir hutan Randudongkal, jauh dari modernitas dan hingar bingar dunia digital.

Ia hanya lulusan SMP. Ia tak punya uang untuk sekolah ke SMA. Selepas SMP ia hanya bekerja sebagai buruh rendahan di sebuah perusahaan percetakan di Jakarta Barat.

Namun gajinya tak seberapa. Ia bosan dengan kemiskinan yang setia menemaninya. Dari komputer di kantornya, ia kemudian sekilas berkenalan dengan dunia internet – sebuah dunia yang ia pikir, mungkin bisa membuatnya terbebas dari kelas buruh rendahan.

Begitulah, tiap akhir pekan ia lalu nongkrong seharian di toko buku Gramedia, dekat kos-kosannya yang reot di kawasan kumuh Jakarta Barat. Ia betah berjam-jam di toko itu demi membaca dan menggali ilmu tentang internet (ia hanya sanggup membaca di tempat, sebab ia tak cukup punya uang untuk membeli buku-buku tersebut).

Ia nongkrong membaca begitu banyak buku tentang internet : tentang blogspot, wordpress, PHP, online reseller hingga Search Engine Optimation.
Istilah-istilah dunia online itu tak membuatnya gentar, meski ia sadar hanyalah buruh lulusan SMP dari sebuah desa nun jauh di pedalaman.

Kegigihannya untuk mengubah nasib membuat ia tekun belajar secara otodidak. Sebab hanya dengan ini, saya bisa mengubah nasib secara mandiri. Begitu ia membatin kala itu, sambil kakinya pegal-pegal lantaran ia hanya boleh membaca buku di tempat toko buku sambil berdiri berjam-jam.

Kala malam tiba, ia menghabiskan waktu di internet dengan tarif termurah. Ia tekun mempraktekkan apa yang telah ia baca. Pelan-pelan ia kemudian bisa membuat web, melakukan programming CSS, hingga mengulik teknik tentang optimasi page rank.

Dengan kemauan, tak ada yang tak mungkin bahkan bagi buruh kasar yang cuma lulusan SMP.

Dari proses itu, ia kemudian memberanikan diri memberikan layanan jasa internet : mulai dari membuat web design, jasa review blog hingga jasa SEO. Ia masih melakukannya sembari tetap bekerja sebagai buruh rendahan di kantor percetakan.

Setelah dijalani selama setahun secara sambilan, ia merasa waktunya tak lagi cukup : sebab order alhamdulilah terus datang.

Enam bulan lalu ia resmi resign dari jabatannya yang ia sandang dengan penuh kepahitan : buruh kelas rendahan dengan upah pas-pasan. Kini ia bekerja secara full time sebagai : an Internet Expert from Randudongkal.

Ia juga memutuskan untuk pulang ke kampungnya, dusun Kranding yang jauh dari keramaian. Dari desa yang sunyi itu, ia menjalani usahanya dengan penuh passion (meski desa, koneksi internet di dusunnya tergolong cepat karena masuk dalam jangkauan SmartFren).

Penghasilannya kini jauh lebih banyak dibanding saat ia menjadi buruh rendahan. Bukan hanya itu, ia bisa menjalani usahanya dari desanya yang teduh, dengan biaya hidup yang jauh lebih murah di banding di Jakarta.

Kalau melihat hasil kerjanya yang pernah saya order dari dia, saya tidak menyangka kalau ia hanya lulusan SMP. Artikel reviewnya oke, dan yang lebih penting : dampaknya bagi page rank web saya termasuk signifikan (web saya di mata Google menjadi kian cemerlang).

Sekali lagi, kisah Darmanto menyuguhkan sekeping wisdom : perubahan nasib bisa dilakukan siapa saja, tanpa melihat status pendidikan, kelas sosial ataupun apakah Anda lahir di kota atau desa kampungan.

Darmanto mungkin sejenis insan yang percaya bahwa hanya dirinya sendiri yang bisa mengubah nasib; dan bukan dengan berpangku tangan pada belas kasihan orang lain. Spirit kemandiriannya membuat ia terus gigih belajar, mengejar ilmu dan kemudian memanfaatkannya demi perubahan nasib.

Saat saya bilang mau menulis kisahnya di blog saya ini, ia tampak terkejut. “Wah jangan mas. Saya cuma lulusan SMP dan orang kampung. Ndak layak masuk di blog sampeyan”, begitu ia bicara di ujung telpon. Tidak Dar, saya menjawab. Saya juga belajar sesuatu darimu.

Sejenak ia terdiam. “Kalau begitu, terima kasih banyak mas”. Ia mengucapkan kalimat ini dengan terbata-bata, seperti menahan keharuan.

Ia memang layak terharu penuh rasa bangga. Sebab apa yang ia lakukan bisa menjadi teladan yang berharga bagi dua anaknya yang masih kecil-kecil.

Sukses Dar! Mugi-mugi sampeyan sukses terus lan barokah. Gusti Allah mboten sare.

- See more at: http://strategimanajemen.net

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!



3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - Buruh Lulusan SMP itu Mengubah Nasibnya melalui Keajaiban Internet

3 Cara Ampuh Agar Tidak Menjadi Pengangguran Intelektual

jobless re

Angka pengangguran di kalangan lulusan S1, atau pengangguran intelektual , cukup tinggi di negri ini; yakni sebanyak 600 ribu orang (pastikan Anda bukan salah satunya).

Tidak ada yang lebih pedih selain setelah susah-susah kuliah, malah jadi sarjana pengangguran. *Sakitnya tuh disini*

Jika Anda punya anak, adik, keponakan/sodara yang masih atau akan kuliah; dan tidak ingin mereka kelak jadi pengangguran terdidik, tulisan ini layak Anda simak.

Sebab sebentar lagi, akan disajikan kiat ampuh agar mereka jadi orang sukses. Dan bukan jadi jobless generation.

Setidaknya ada tiga faktor yang layak dipertimbangkan agar kelak anak, adik atau kerabat Anda itu tidak menjadi pengangguran intelektual.

Anti Jobless # 1 : Memilih Jurusan Kuliah yang Benar. Oke ini mungkin lebih relevan bagi anak, keponakan atau adik-adik Anda yang akan masuk kuliah.

Jurusan kuliah yang akan dimasuki acapkali menjadi penentu nasib seseorang. Ada sejumlah jurusan yang memang agak susah mendapatkan pekerjaan kelak setelah lulus. Contoh : jurusan sosiologi, hukum (too many), sastra jawa (kecuali Anda mau jadi dalang) atau juga jurusan filsafat.

Sebaliknya ada jurusan favorit dan memang relatif lebih mudah mendapatkan pekerjaan kelak setelah lulus. Contoh yang lulusannya dicari : IT, elektro, mesin, perminyakan dan sejenisnya.

Jurusan lain yang lumayan favorit : pendidikan guru (sekarang laris manis karena gaji guru lumayan bagus), psikologi, teknik sipil (karena infrastruktur adalah masa depan bangsa); atau juga kedokteran dan manajemen serta akuntansi.

Masuk ke jurusan yang relatif favorit akan lebih menjamin masa depan karir yang cemerlang. Meski bukan berarti pasti akan sukses. Sebab hidup kadang penuh dengan misteri.

Anti Jobless # 2 : Kalau Anda ingin anak atau adik Anda kelak menjadi entrepreneur yang sukses, mungkin kuliah di S1 justru bukan pilihan satu-satunya yang harus diambil (sebab lulusan S1 kadang lebih suka melamar pekerjaan kantoran dibanding berjibaku membangun usaha sendiri. Mungkin karena gengsi).

Kalau mau jadi entrepreneur, mungkin cukup sekolah di SMK pada jurusan yang sesuai dengan bidang yang mau diambil + kursus yang praktikal.

Contoh : kalau mau jadi enterpreneur di bidang fashion / busana muslim, mungkin cukup sekolah di SMK jurusan tata busana + kursus satu tahun di sekolah desain ESMOD. Hasilnya bisa lebih fenomenal dibanding kuliah susah-susah kuliah 4 tahun di jurusan Ekonomi atau Teknik Industri.

Contoh : Pengusahan fashion kondang Dian Pelangi yang hanya sekolah SMK + kursus Esmod setahun. Penghasilan dia per bulan? Sekitar 100 juta-an.

Ilmu SMK + kursus bisa lebih praktikal dan down to earth dipake untuk merintis bisnis dan membesarkannya. Dibanding kuliah yang hanya melulu teori.

Maka jika mau jadi enterpreneur kuliner, jauh lebih bagus sekolah di SMK jurusan tata boga + D3 tata boga daripada kuliah mentereng di sekolah bisnis macam Prasetya Mulya atau bahkan UI sekalipun.

(Yang sering terjadi : sudah susah-susah kuliah S1 Teknik Elektro atau Geologi, begitu lulus malah pengin bisnis kuliner. Lhah ngapain kuliah di jurusan Teknik. Kenapa dulu ndak sekolah di SMK Tata Boga saja. Ini namanya opportunity cost yang mahal).

Anti Jobless # 3 : Kalau Memang Sudah Kuliah, Bergiatlah di Beragam Aktivitas Ekstra Kurikuler.

Kini banyak perusahaan multinasional yangs saat melihat CV pelamar, bukan IP yang pertama dilihat, namun langsung melihat pengalaman organisasi mereka. Apakah pernah ikut kegiatan mapala, pers mahasiswa, atau kegiatan organisasi lain yang relevan.

Sebab para recruiters itu paham : pengalaman organisasi amat bagus untuk menempa leadership skill, teamwork dan communication skills – beragam elemen yang amat penting dalam dunia kerja.

Itulah kenapa mereka lebih tertarik dengan kandidat fresh graduates yang aktif di berbagai kegiatan ekstra kurikuler dibanding yang hanya kuliah melulu.

Demikianlah sekilas tiga langkah yang layak dicermati saat Anda (atau juga anak, adik dan sodara Anda semua) tidak ingin menjadi pengangguran terdidik.

Acapkali nasib hidup tidak hanya semata bergantung pada kompetensi; namun ada satu elemen yang kadang lebih krusial, yakni : DECISION dalam sejumlah aspek kunci kehidupan.

Keputusan yang salah dalam memilih jurusan kuliah, dalam memilih strata pendidikan yang mau ditekuni, atau dalam memilih pekerjaan acapkali akan memberi dampak amat panjang dalam sejarah kehidupan Anda.

Anda boleh pintar dan punya bekal pendidikan yang bagus. Namun jika Anda SALAH dalam MENGAMBIL KEPUTUSAN (decision making) dalam aspek kunci kehidupan; nasib Anda bisa stagnan dan tenggelam dalam bayang-bayang kekecewaan.

- Sumber: http://strategimanajemen.net
Yodhia Antariksa, msc in hr management

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!



3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - 3 Cara Ampuh Agar Tidak Menjadi Pengangguran Intelektual

Mahasiswa (Wajib) Berorganisasi - Menjamah Organisasi dengan Tiga Dimensi


Oleh Tim AndrieWongso

Di kalangan mahasiswa, istilah organisasi bukanlah suatu hal yang tabu lagi untuk dibicarakan. Pasalnya, sebagai seorang mahasiswa, organisasi bagai "kesejatian status" seorang mahasiswa. Akan tetapi, masih banyak saja mahasiswa yang berpandangan, bahwa organisasi adalah sesuatu hal yang ribet, membuang waktu dan sangat membosankan. Biasanya pendapat itu muncul, dari kalangan mahasiswa yang hanya menerka dari luar saja. Atau bahkan hanya menitipkan namanya, sebagai anak organisasi di kampusnya atau di daerahnya.

Sebelum berpikir negatif yang terlalu jauh, bagaimana kalau kita melihat lebih dulu, bagaimana organisasi diatur dan digunakan sebagai suatu alat perjuangan, yang sangat menantang dan jauh dari kata membosankan. Kita akan jamah satu persatu dari tiga kajian dimensi disiplin ilmu:

1. Hukum

Indonesia sebagai negara hukum yang demokratis, ternyata sudah secara gamblang mengatur sebuah organisasi, yang tertuang dalam sebuah UUD 1945 pasal 28 tentang HAM. Dengan mensakralisasi ke dalam sebuah UUD 1945, secara eksplisit pemerintah telah memberi sebuah hak prioritas berorganisasi kepada setiap orang. Terlebih seorang mahasiswa yang menyandang slogan agent of change, yang notabennya harus peka terhadap lingkungan sekitar. Untuk berkumpul, berserikat memperjuangkan haknya membangun bangsa dan negara.

Sehingga kehidupan seorang mahasiswa dengan organisasinya, sebetulnya telah dijamin dan dilindungi oleh Negara. Kondisi seperti ini, harus ditanggapi dengan sebuah implementasi secarareal, dan menyadarkan mahasiswa bahwa salah satu tugasnya ada pada sebuah organisasi, sebagai wadah awal untuk persiapan menuju wadah pada masyarakat secara independent.

2. Ekonomi

Walaupun sebuah organisasi bukan berasal dari ranah ekonomi, akan tetapi semua organisasi mengajarkan sebuah rangkaian keilmuan yang didapat secara singkat tanpa harus berada pada sebuah pendidikan formal. Salah satunya adalah pengelolahan uang. Organisasi dilihat sebagai suatu makhluk hidup yang juga harus dialiri dana segar untuk menopang segala kegiatan dan mimpi idealis para anggotanya. Dalam organisasi pun, manajamen keilmuan akan diilhami tanpa sadar dan singkat. Bila ingat pelajaran ekonomi sekolah menengah atas, di sana ada salah satunya, manajemen planning, organization, finance, requitment, dan sebagainya. Di sinilah para organisator akan belajar me-manage sebuah wadah kecil, agar sesuai dengan tujuannya.

3. Sosiologi

Di antara 3 dispilin ilmu yang disebutkan di atas, inilah ilmu pengetahuan yang mengkaji secara humanis-sosiologis. Yang harus diperhatikan ialah kepentingan masing-masing anggota. Secara nyata sebuah experience akan bermanfaat bagi personal di dalamnya. Tapi ketika berada di dalam organisasi, yang harus ditanamkan adalah kepentingan kelompok. Sehingga tujuan organisasi yang memiliki benyak kepala di dalamnya akan terorganisir dengan profesional.


Beberapa manfaat yang biasa dianalisis, oleh kaum organisatoris, antara lain; menambah pengalaman, memperoleh banyak teman dengan memperluas koneksi seluas-luasnya, mendapatkan sebuah informasi dan solusi dari sebuah permasalahan. Pelatihan bermasyrakat, bersosialisasi dan me-manage waktu menjadi bagian yang tidak terlupakan untuk menunjang sebuah kepemimpinan dalam diri setiap orang.

Ketiga disiplin ilmu ini sebetulnya sangat berhubungan. Ketika disatukan pada sebuah realita, pertemuan nilai dan cara menganalisisnya pun akan memberikan sebuah kesimpulan yang hampir sama. Karena sebuah organisasi pada dasarnya adalah sebuah sistem yang bergerak bersamaan dan menopang segala permasalahan yang sama pula.

Jadi sekarang tidak ada alasan lagi untuk para mahasiswa tidak berorganisasi. Karena Negara telah menjamin penuh kebebasan berkumpul, sehingga setiap orang yang berada dalam sebuah organisasi secara bebas akan mengeksplor diri mereka untuk mengatur organisasinya sesuai visi dan misi yang kredibel. Dan mendapatkan puluhan manfaat dari sebuah organisasi yang mereka geluti.

Luar biasa!

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - Mahasiswa (Wajib) Berorganisasi - Menjamah Organisasi dengan Tiga Dimensi

Sukses dengan Blog

Jika Anda memiliki beberapa akun di sosial media, punyakah Anda sebuah blog? Dan, tahukah Anda bahwa blog juga bisa jadi sarana meraih kesuksesan?

Blog (singkatan dari web blog) adalah wadah di dunia maya berisi tulisan dan gambar, hasil daripandangan dan pengalaman penulis blog (blogger). Entah itu pandangan politik, pandangan hidup, bahkan pandangannya dalam menilai sebuah makanan.

Blog dulu hanya dibuat dan digunakan pemakainya untuk pengganti buku harian. Tapi seiring perkembangan zaman, banyak yang menjadikan blog ini sebagai sarana memperkenalkan dirinya, menjual produk atau curriculum vitae dirinya, yang membuat orang lain paham tentang keahliannya.

Blog bisa dibuat dengan cara gratis, misalnya dengan menggunakan blog detik, wordpress, atau blogspot. Bisa juga blog yang berbayar yang harus diperpanjang setiap tahunnya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Nah, apa saja sebenarnya yang bisa kita maksimalkan dari membuat blog? Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan...

1. Ciri khas
Ada banyak sekali blog yang hadir di dunia maya. Anda tinggal mengetik kata kunci di google, maka akan muncul alternatif blog yang bisa membawa Anda, pada keterangan dari kata kunci yang sudah Anda ketik tadi. Dari begitu banyak blog tersebut, maka agar blog Anda bisa dikenal, tentunya harus memiliki ciri khas. Ciri khas ini yang akan membedakan blog Anda dengan blog lainnya. Ciri khas ini yang pada akhirnya menentukan identitas Anda.

Seorang blogger traveler Agustinus Wibowo, keliling dunia dengan cara berbeda. Ia melakukan perjalanan secara backpacker ke tempat-tempat yang jarang dikunjungi dan melihat dari sudut pandang berbeda. Hasilnya ketika tulisan dalam blog-nya disukai para pembaca, penerbit pun meliriknya. Dan perjalanan di blog itu dijadikan buku yang berkali-kali cetak ulang.

2. Percaya diri
Percaya diri dengan apa yang Anda tulis di blog, akan membuat orang yang membaca yakin, bahwa Anda memang orang yang ahli di bidang itu. Buat kiat-kiat singkat untuk membuat orang merasa terbantu, ketika membaca blog Anda.

3. Jangan takut menawarkan diri
Ketika Anda sadar blog Anda berbeda, jangan pernah takut untuk menawarkan diri. Anda bisa mulai menulis tentang produk yang Anda gunakan dan Anda memang suka. Tulis saja produk itu di blog milik Anda. Lalu sebarkan link blog Anda ke produsen produk yang Anda tulis. Bila produsen suka, Anda bisa diajak kerja sama. Biasanya jika tidak berlanjut dengan kerja sama, hasil kerja keras Anda pun akan dihargai dengan hadiah dari mereka.

4. Terus belajar
Jangan pernah merasa sudah cukup pintar. Terus belajar, dengan banyak membaca atau bertanya atau bergabung dalam komunitas blogger. Sehingga, ilmu Anda bertambah, dan blog yang Anda buat juga akan menghasilkan. Sering-seringlah melihat blog yang lain, untuk mendapatkan ilmu yang bisa membuat blog Anda berkembang lebih baik lagi.

5. Sebarkan Link Blog
Sebagus apa pun blog Anda, bisa jadi blog itu tidak akan dikunjungi banyak visitor, jika Anda tidak mau menyebarkan link blog Anda. Mulailah untuk berani menyebarkan link lewat sosial media, sehingga orang lain bisa tahu blog Anda.

Percayalah, jika blog itu bagus isinya, maka akan banyak yang bisa belajar dari sana. Dan tawaran untuk Anda pasti akan mulai berdatangan.

Anda berminat mencoba?
READ MORE - Sukses dengan Blog

Mau ke Mana Anda Saat Ini

Saat orang ditanya ke mana ia akan melangkah, dan ia menjawab, “Yah.. yang penting jalan saja”, hal apa yang menurut Anda akan terjadi? Bisa saja ia akan sampai pada sebuah tujuan. Atau, bisa jadi ia tersesat entah di mana. Atau, bisa pula, karena bingung, ia kembali ke titik asalnya. Dari sekian banyak itu, yang dianggap sukses—atau kerap malah disebut keberuntungan—sangat kecil persentasenya. Artinya apa? Arah, sangat penting untuk menentukan standar kesuksesan.

Intinya, kita harus tahu ke mana hendak melangkah. Bahkan, meski itu terkesan kecil, sederhana, atau bahkan dipandang remeh. Bukan semata “yang penting jalan”. Dengan tahu ke mana arah tujuan, kita bisa mengukur tingkat keberhasilan atau kegagalan seperti apa yang masih perlu kita perbaiki.  Punya tujuan, juga berarti punya “kompas” yang dapat mengarahkan kehidupan.

Hanya saja, memang banyak orang sepertinya sudah ketakutan untuk membuat perencanaan  yang dianggap terlalu tinggi. Kalau terlalu tinggi dan tidak tercapai, bakal jatuh dan kesakitan. Padahal sejatinya, menentukan tujuan bisa kita lakukan bertahap. Seperti ajaran filosofi Konfusius, jarak seribu mil pasti dimulai dari satu langkah. Tidak mungkin orang sampai ke bulan tanpa ia belajar bagaimana membuat pesawat terbang. Tidak mungkin pula pesawat terbang diciptakan tanpa ada upaya untuk mempelajari bagaimana agar sebuah benda bisa terbang. Dan, sangat tidak mungkin pula membuat benda bisa terbang tanpa mengalami kegagalan. Jatuh berkali-kali, gagal ribuan kali, adalah sebuah hal biasa. Namun, sepanjang tahu ke mana kita hendak menuju, semua itu bisakita jadikan materi pembelajaran.

Untuk itu, jika kita telah sampai pada titik di mana kita saat ini berada, patut kita pertanyakan kembali di dalam diri. Sudah sesuaikah apa yang kita lakukan selama ini dengan apa yang sedang, telah, dan akan kita tuju? Dan, setelah kita sampai pada tujuan yang hendak diraih, ke mana lagi kita akan melangkah? Jangan sampai setelah sampai pada sebuah tujuan kita lupa dan akhirnya terlena dalam zona kenyamanan. Sebab, jika itu terjadi, hampir bisa dipastikan, kita hanya akan berada pada titik yang itu-itu saja, alias tak lagi bisa berkembang.

Boleh jadi saat ini kita masih bisa merasa nyaman. Namun ketika hukum perubahan terjadi—jika kita tak tahu ke mana kita hendak melangkah selanjutnya—boleh jadi kita akan segera jadi sejarah kelam. Blackberry dan Nokia adalah salah satu contoh produk yang—“seolah-olah”—sudah kurang tahu mau ke mana. Akhirnya, mereka kelimpungan dengan hadirnya Samsung dan Apple yang sangat inovatif. Begitu pula Samsung dan Apple. Jika tak waspada, tak tahu mau ke mana, jangan harap mereka akan abadi sebagai pemimpin pasar smartphone selamanya.

Jadi, mau ke mana Anda saat ini? Pastikan, sadari, dan segera eksekusi. Pelan tapi pasti, langkah yang pasti tujuannya, bakal lebih pasti pula dalam mendekatkan kita pada cita-cita dan sukses yang lebih gemilang.

Salam sukses, luar biasa!!!
READ MORE - Mau ke Mana Anda Saat Ini

Tips Membangun Jiwa Entrepreneur Muda

Bagaimanakah tips dan trik agar dapat membangun jiwa entrepreneur? berikut merupakan tips dan trik yang bisa kalian lakukan untuk memunculkan dan membangun jiwa entrepreneur kamu.
1. Sugesti diri pribadi.
Berkatalah selalu “aku bisa… aku bisa..!!” sekuat dan sekencang mungkin, apalagi ketika kita berada pada kondisi ketakutan dan ketidakmampuan. Sugesti ini akan menimbulkan energi positif dalam pribadi dan membuat kita menjadi berpikir positif dan berani menghadapi tantangan. Akan lebih baik lagi jika teriakan ini diikuti oleh gesture tubuh yang menunjang. Seperti, dada dibusungkan, kaki berdiri lurus, tangan mengepal ke udara, dan segala sesuatu yang membuat kita lebih nyaman dan lebih bersemangat.
2. Berkumpullah bersama pengusaha untuk mengatahui seperti apa dunia kewirausahaan itu.
Tak kenal maka tak tahu, tak tahu maka tak sayang. Ungkapan ini tepat untuk menggambarkan tips yang dijelaskan di atas. Dengan berkumpul dengan pengusahawebsite murah, maka kita akan tahu seperti apa dunia usaha yang sebenarnya, sehingga argumen2 yang menggejolak di dalam diri kita akan terkoreksi ketika mengetahui seperti apa dunia wirausaha yang sebenarnya.
3. Kalau belum berani mengeluarkan modal untuk memulai berwirausaha, kenapa tidak mencoba menghilangkan ketakutan itu??
Kebanyakan orang takut berwirausaha karena mereka takut uang mereka akan menjadi miskin, atau mereka akan dijerat mafia dunia bisnis, atau waktu mereka akan banyak tersita, dan alasan2 lainnya. Bagaimana jika kita berhasil mengalahkan ketakutan yang lebih mengerikan dibanding ketakutan yang muncul ketika berwirausaha? Sebagai contoh, jika kita takut kehilangan uang, apa yang membuat kita lebih takut dibanding kehilangan uang? Mungkin reputasi? atau istri? Mungkin nyawa? Bagaimana jika kita mengatasi ketakutan2 itu dulu? Seandainya kita lebih takut kehilangan reputasi ketimbang kehilangan uang. Lakukanlah hal-hal yang membuat kita beresiko kehilangan reputasi, seperti berperilaku bagai orang gila. Seandainya perasaan kita tidak merasa takut setelah melakukan hal tersebut, maka tentu kita tak akan takut lagi kehilangan??
4. Perbanyak bahan referensi entrepreneurship.
Agar kita lebih yakin untuk melangkah, kita butuh buku panduan . Dengan buku panduan, selain kita lebih yakin, kita juga menjadi lebih berani dalam mengambil keputusan dalam dunia usaha kosmetik wajah. Ketakutan kita juga akan semakin berkurang dikarenakan kita telah menguasai buku panduan kita dalam mengarungi samudera entrepreneurship.
5. Jangan cuma diam dan membaca, Lakukan sekarang!!
Ada pepatah yang bilang, seseorang pasti bisa kalau dipaksa. Sebenarnya segala ketakutan anda mengenai dunia usaha perlahan pasti akan luntur seandainya anda langsung mencoba terjun untuk berwirausaha contoh menjadi penerbit majalah. Perlahan tapi pasti anda akan mengerti bagaimana cara me-manage segala ketakutan dalam dunia usaha sehingga kita lebih berani.
Masih takut ber-wirausaha??
Ayo stop dreaming and start action!!!
Sumber : kampus umar usman
READ MORE - Tips Membangun Jiwa Entrepreneur Muda

Sekarang atau Nanti?

Pernahkah Anda membuat rencana dan kemudian gagal dilaksanakan? Malah semuanya jadi berantakan? Pernahkah menunda sesuatu hingga akhirnya tidak jadi dilakukan?

Dalam sebuah film berjudul “Click”, seorang ayah berjanji membuatkan rumah pohon untuk anak laki-lakinya. Tapi hingga anaknya dewasa dan menikah, ayahnya belum sempat juga membuatkan rumah pohon. Ketika sang ayah sudah tua dan punya banyak waktu untuk membuatkan rumah pohon, sang anak sudah dewasa, sudah sibuk bekerja dan tidak lagi tertarik dengan rumah pohon. Sayang sekali. Waktu berlalu tanpa terasa. Tahu-tahu sudah lewat puluhan tahun.

Mungkinkah kita memiliki ide atau memiliki keinginan? Mungkin keinginan kecil, mungkin juga keinginan besar. Keinginan kecil contohnya merapikan dokumen di lemari dan laci kantor. Kita ingin membereskan semuanya. Tapi ternyata hingga berbulan-bulan kemudian belum juga terlaksana. Keinginan besar misalnya ingin mulai berbisnis. Ternyata hingga tahun berganti tahun, belum juga sempat dilaksanakan. Bahkan belum sempat dimulai.

Mengapa bisa demikian? Apa yang membuat rencana kita tidak terlaksana? Mari kita tinjau kembali. Benarkah hal tersebut perlu dilakukan? Perlu. Haruskah dilakukan? Harus. Haruskah sekarang? Tidak, sih. Besok-besok juga boleh. Nah, itu dia. Kita berpikir bahwa membereskan dokumen bisa ditunda, tidak terlalu mendesak, jadilah ditunda. Kita merasa bahwa memulai bisnis perlu waktu dan persiapan, dan tidak perlu tergesa-gesa. Nanti juga bisa. Jadilah kita menundanya. Sampai kapan? Entahlah. Bisa minggu depan. Atau minggu depannya lagi. Atau bulan depan lagi.

Pada saat kita tidak terdesak untuk melakukannya, maka motivasi diri kita akan menurun.  Meskipun ada waktu, kita tidak membuat laporan. Kita sibuk mengerjakan yang lain. Atau bahkan tidak mengerjakan apa-apa.

Rasanya sikap seperti ini sudah biasa dilakukan oleh banyak orang.  Masih ingatkah ketika kita dulu masih sekolah? Sejak Sekolah Dasar, setiap kali diberitahu akan ada ulangan dua minggu lagi, apakah kita langsung belajar? Biasanya tidak. Kebanyakan dari kita akan menunggu hingga mendekati hari pelaksanaan ulangan. Sampai muncul istilah SKS (Sistem Kebut Semalam). Dari zaman orangtua kita, hingga zaman kita, hingga zaman anak-anak sekolah sekarang, cara ini masih terus berjalan. Mengapa menunda? Bukan karena pelajarannya sulit atau mudah. Tetapi lebih karena sikap hati yang menganggap bahwa belajar itu bisa ditunda. Bahwa tidak perlu dilakukan sekarang. Bagaimana mengatasinya?

Kiat untuk Anda:

1. Lakukan sekarang
Pernah mendengar kalimat  “It is now or never”? Lakukan sekarang atau tidak sama sekali! Banyak rencana yang baik dan luar biasa ternyata tidak terlaksana karena tidak segera dilakukan. Hanya indah di awan- awan atau indah dalam bentuk tulisan atau bahkan indah dalam bentuk ide. Tapi rencana itu hanya tidur, bahkan ada yang koma, atau mungkin sudah mati. Padahal jika dilaksanakan, semua rencana itu akan menghasilkan sesuatu yang sangat baik.

2. Mulai dari hal kecil
“Do what you can do today. Do not delay until tomorrow”. Kita bisa melatih diri untuk memulai dari hal kecil. Misal ingin menelepon seseorang, langsung saja lakukan—asal  jangan tengah malam saja. Hehehe. Ingin mengirim pesan ke pelanggan, langsung saja lakukan. Kalau memilih menunda akhirnya bisa terus terlupa hingga minggu depan atau bulan depannya atau tahun depan.

3. Buat batas waktu
Seandainya kita diberi tugas untuk menyelesaikan sesuatu tanpa batas waktu—boleh selesai kapan saja, terserah kita mau selesai minggu depan, bulan depan atau tahun depan, kira-kira apa yang akan terjadi? Jangan-jangan tugas itu tidak pernah selesai. Jangan-jangan kita bahkan tidak pernah memulainya. Kita harus menentukan tenggat waktu sendiri. Kita harus menentukan target sendiri. Kapan akan menyelesaikan sesuatu. Kemudian apa yang akan dilakukan tiap hari agar tidak terjadi SKS atau Sistem Kebut Semalam.

4. Rasa malas jangan diikuti
Jangan mengikuti rasa malas. Setiap kali merasa malas, segera lawan dengan cara melakukan hal yang malas dilakukan tadi. Malas bangun, bangunlah. Malas mandi,  segera berdirilah, jalan ke kamar mandi, dan mandilah. Sekarang! Malas membuat laporan, langsung mulailah membuatnya. Malas olah raga, segeralah berolah raga. Malas bekerja, segeralah mulai melakukan. Biasanya yang paling berat adalah awalnya saja. Setelah mulai, akan terasa lebih mudah dan ternyata rasa malas akan hilang.

Mari kita lakukan banyak hal. Jangan ditunda lagi.
“Never put off until tomorrow what you can do today!”
READ MORE - Sekarang atau Nanti?

Soetanto Effect, Memunculkan Semangat Bagi Mahasiswa Malas

Soetanto Effect atau "Metode Soetanto" adalah metode belajar mengajar yang dikembangkan Prof. Dr. Ken Kawan Soetanto. Metode ini menjelaskan tentang bagaimana memunculkan semangat mahasiswa yang malas atau kurang berminat belajar dengan menekankan kerjasama antara dosen dan mahasiswa. Mulai dari membantu mahasiswa menemukan tujuan dari menuntut ilmu, mengubah haluan berpikir mahasiswa dari negatif menjadi positif, sampai memberi mereka tugas menulis "Kesan-Pesan 3 Baris".

Metode ini membuat Soetanto sangat terkenal di dunia pendidikan di Jepang. Ia sendiri adalah seorang akademisi yang berhasil. Tak hanya mampu menyelesaikan pendidikannya dalam waktu singkat, tetapi juga sejumlah hasil penelitiannya yang memberi solusi. Di antara penemuannya itu sebanyak 29 dipatenkan di Jepang dan dua di Amerika Serikat. Termasuk di antaranya adalah Soetanto Effect tadi.

Sebagai akademisi, Soetanto berhasil menggabungkan empat disiplin ilmu berbeda yang telah ditempuhnya. Ia meraih gelar doktor dari empat bidang yaitu Applied Electronic Engineering dari Tokyo Institute of Technology, Medical Science dari Tohoku University, Pharmacy Science dari Science University of Tokyo, dan doktor bidang ilmu pendidikan dari Waseda University. Selain Metode Soetanto, ia meraih penghargaan sebagai peneliti puncak di Jepang dalam periode 1987-2007 dari hasil penemuannya bernama NEDO (The New Energy and Industrial Technology Development Organization).

Prestasi Soetanto itu menjadi salah satu kebanggaan bangsa Indonesia, karena salah satu putra terbaiknya bisa menyumbangkan sejumlah hasil penemuan yang berguna dan dimanfaatkan di dunia.
READ MORE - Soetanto Effect, Memunculkan Semangat Bagi Mahasiswa Malas

Konsistensi, Kunci untuk Sukses Luar Biasa


Seberapa sering Anda berupaya tapi gagal? Bagaimana Anda menyikapinya? Mari kita merenung sejenak, untuk menjawab pertanyaan ini. Sebab, dari pertanyaan ini, sebenarnya kita bisa mulai mengukur kapasitas dan mentalitas diri, terutama dalam menghadapi kehidupan yang serba tak pasti.
READ MORE - Konsistensi, Kunci untuk Sukses Luar Biasa

Anak Tukang Becak Jadi Lulusan Terbaik


Bersyukurlah bahwa dunia pendidikan makin terbuka bagi mereka yang mau belajar dan menunjukkan prestasinya yang luar biasa. Tak lagi ada batasan kaya atau miskin. Selama keinginan itu besar, jalan menuju keberhasilan akan selalu terbuka. Tersedianya banyak beasiswa membuat kemungkinan itu terjadi. Alhasil, dalam menempuh pendidikan, prestasi ditentukan oleh kemauan belajar dan kerja keras, bukan lagi ditentukan oleh kaya atau miskin dan lengkapnya fasilitas.
READ MORE - Anak Tukang Becak Jadi Lulusan Terbaik

Membangun Kepekaan Sosial Mahasiswa

Mahasiswa identik dengan semangat jiwa pembelajarannya. Mereka pun sering disebut sebagai  agent of change (agen pembawa perubahan), social control (pengontrol kebijakan), iron stock (gudang calon pemimpin bangsa), dan the guardian value (penjaga nilai-nilai dalam ranah berbangsa dan bernegara).
READ MORE - Membangun Kepekaan Sosial Mahasiswa

Mengapa Perlu Berorganisasi di Kampus

Kampus merupakan tempat bagi mahasiswa menuntut ilmu. Di dalamnya mahasiswa mendapat banyak pembelajaran dan pengalaman suatu hal yang baru. Betapa tidak, kampus menyediakan banyak sarana dan prasarana bagi para mahasiswanya untuk mendalami suatu ilmu pengetahuan maupun minat bakat secara khusus.
READ MORE - Mengapa Perlu Berorganisasi di Kampus

Postingan Populer

 

Fans Page Kami

TOKO ANIS - BALAMOA TEGAL

TOKO ANIS - BALAMOA TEGAL
TOKO SEPATU & SERVER PULSA

Tutorial Internet Marketing

Diberdayakan oleh Blogger.

IKLAN