PRODUK KAMI

Minat : Luqmanul Khakim HP : 085711081674 / 089605509038 / PIN BB : 54C29D51

Diskon Menarik utk setiap Produk Kami - Klik di Sini!

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Komunikasi Tanpa K


Oleh Rosita Lim

Masalah atau kesulitan yang sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari adalah masalah komunikasi. Saat ini, banyak sekali orang-orang yang menganggap remeh tentang komunikasi. Sebelum Blackberry Messenger dan WhatsApp seheboh sekarang, sarana komunikasi yang pernah menjadi favorit banyak orang waktu itu adalah SMS (Short Message Service), lebih hemat dan lebih praktis. “Kan semuanya punya handphone, tinggal SMS, kirim, beres,” begitulah kira-kira tanggapan yang sering saya dengar.

Tetapi, karena hal itulah, sadar atau tidak, akhirnya komunikasi di antara kita pun tidak berjalan dengan baik. Ada yang tidak membalas SMS, tidak menanggapi SMS, membalas SMS terlalu singkat, terlalu banyak kata-kata yang disingkat dalam SMS, dan tanda baca yang kurang tepat dalam SMS, informasi penting akhirnya tidak tersampaikan karena tidak jelas, dan lain sebagainya.

Pengirim SMS mengetik dan mengirimkan sebuah pesan dengan nada baik, sabar dan gembira, bisa saja menjadi berbeda saat sampai kepada penerima. Sebenarnya, komunikasi via SMS kerap kali disebut bukan sarana komunikasi yang baik. Berapa banyak orang yang akhirnya salah paham hanya karena SMS?

Bukan hanya komunikasi via handphone, tetapi komunikasi yang bertemu muka langsung. Saya ingat seorang Imam bercerita tentang sebuah keluarga yang terlihat tidak harmonis. Setiap kali Ayah berbicara, istri dan anaknya tidak menanggapi. Lho, apa yang terjadi? Ternyata Ayah berbicara dengan nada tinggi, membentak. Jelas saja istri dan anak tidak menanggapinya, malah menghindar untuk berinteraksi dengannya. Hasilnya, tidak ada keharmonisan dalam keluarga tersebut. Lalu beliau mengatakan, bahwa Ayah adalah seperti kunci utama dalam memberi. Sedangkan istri dan anak adalah pihak yang merespon. Jika komunikasi yang diberikan oleh Ayah hanya dengan bentakan dan nada tinggi, maka respon yang akan ia dapat adalah tidak ada. Istri dan anak menjauh. Tidak ada kasih.

Betul, komunikasi yang dijalankan oleh Ayah dalam contoh tersebut adalah komunikasi tanpa K. Kata komunikasi tanpa K tidak akan menjadi sebuah kata. Komunikasi tanpa K juga bisa berarti Komunikasi tanpa Kasih. Tanpa Kepercayaan, dan K lainnya yang bersifat positif.

Sudahkah kita berkomunikasi dengan baik?

Be the best. Be Blessed.

___


Rosita Lim
Co- Author "The Server Leadership : Story"
Blog : rositalim.blogspot.com
Facebook : facebook.com/rositalimsuxi
Twitter : @rosita_lim
READ MORE - Komunikasi Tanpa K

Paket Wajib untuk Pengusaha Sukses

Barangkali Ada Gaji yang Tidak Berhak Kita Terima
Oleh Tim AndrieWongso

Jadi pengusaha sukses tentu tak semudah membalik telapak tangan. Banyak ujian mental yang harus dilalaui. Kualitas mental seperti apa yang harus kita miliki agar mampu melewati ujian dan tantangan?

Dalam sebuah perbincangan dengan tokoh pengusaha alm. Bob Sadino, berkali-kali beliau mengatakan, salah satu ciri entrepreneur adalah punya mentalitas yang kuat sebagai pengusaha. “Landasannya harus punya jiwa wirausaha yang kuat,” sebutnya.

Hanya saja, memang banyak pengusaha yang harus melewati banyak ujian yang kadang superberat. Akibatnya, belum setahun usaha, sudah bertumbangan. Tapi, ada pula yang “bebal”, hingga sudah jatuh berkali-kali, tetap saja nekad hingga benar-benar bangkrut. Mana di antara keduanya yang punya peluang untuk sukses? Tak ada yang tahu pasti. Namun, Bob menyebut, kalau mau seperti dirinya, caranya gampang. “Anda mau seperti saya..? Kalau mau, bayarnya hanya perlu berjuang 40 tahun!” Terkesan bercanda, tapi ia sedang “menguji” mental seseorang. Yakni, jika memang benar mau sukses, harus “bayar harga”.

Lantas, apa sebenarnya yang harus benar-benar kita persiapkan agar mampu “membayar harga” perjuangan sebagai pengusaha? Setidaknya, ada beberapa hal, seperti yang disebut di bwah ini. Memang tak 100% mutlak, namun setidaknya, dengan memiliki sifat, sikap, dan tindakan ini, kita bisa lebih “tahan banting”. Atau, jika belum memilikinya, setidaknya kita bisa belajar untuk menjalankannya dalam keseharian…

• Mau belajar hal-hal baru
Menjadi entrepreneur selalu penuh kejutan. Kadang, ada banyak hal yang tak disangka-sangka terjadi. Bahkan, hampir bisa dipastikan, semua rencana yang dijalankan, tak bakal 100% terjadi. Yang ada, mungkin hanya berjalan 90%, atau bahkan 10% pun tak terlaksana. Di sinilah, dituntut kemauan seorang entrepreneur dalam mempelajari banyak hal baru yang dijumpainya. Misalnya, bagaimana mengatur keuangan, bagaimana menjadi pembayar pajak yang taat, bagaimana menjalankan usaha dengan izin yang tepat, dan berbagai seluk-beluk baru yang mungkin kita jumpai.

• Percaya diri tinggi
Percaya diri ini sebenarnya adalah sikap yang diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan dan halangan. Sering kali, di tengah jalan, ada saja orang yang mencibir usaha, atau mendapatkan masalah yang tak dikira-kira. Jika kita punya rasa percaya diri tinggi, kita akan lebih mudah me-manage perasaan-perasaan negatif yang muncul. Percaya diri juga akan menjadikan kita lebih mudah bergaul dan berinteraksi dengan berbagai pihak demi lancarnya usaha.

• Komunikatif
Sebagai pengusaha, kita selalu berjumpa dengan banyak orang. Mulai dari melayani dengan baik, presentasi produk dengan cara yang menyenangkan, bahkan ketika sekadar bertegur sapa dengan orang baru yang ditemui di jalan. Menjadi orang yang komunikatif akan membuat banyak pesan dan informasi bisa tersampaikan dengan baik. Sehingga, hubungan baik pun akan lebih mudah dijaga.

• Bertanggung jawab
Sebagai pemilik sebuah usaha, kita pun harus bertanggung jawab penuh terhadap produk yang kita keluarkan. Tanggung jawab ini memiliki pengertian yang sangat luas. Namun intinya, bagaimana kita mulai mengenalkan produk, menjual produk, hingga melakukan layanan purnajual menjadi tanggung jawab yang harus kita emban. Jangan sampai, saat sudah berada di tangan pembeli, kita langsung lepas tangan sama sekali. Justru, dengan terus melayani—misalnya ketika kurang puas dengan segera memberi respons—orang akan makin respek terhadap kita.

• Memiliki komitmen kuat
Komitmen kuat dibutuhkan saat ujian datang. Tanpa komitmen yang kuat dalam menjalankan usaha, seseorang akan mudah goyah hanya karena masalah sedikit saja. Karena itu, komitmen ini harus menyeluruh. Bahkan, jika perlu 24 jam sehari 7 hari seminggu, kita proaktif dan terus menjadikan usaha berjalan maksimal.

• Berdedikasi tinggi
Dedikasi tinggi ini diwujudkan dalam banyak hal. Dedikasi biasanya butuh pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu demi keberhasilan suatu usaha atau tujuan mulia yang diharapkan. Karena itu, ibarat masuk air dan sudah basah, dengan dedikasi yang tinggi, seorang pengusaha akan mati-matian menyukseskan usahanya. Di sinilah dedikasi seseorang diuji. Kalau mampu melewati ujian tersulit, langkah membesarkan usaha akan berjalan lebih mudah.

• Selalu mampu bersyukur
Tak ada usaha yang selalu sukses, dan sebaliknya, tak ada pula usaha yang selalu gagal. Semua adalah rangkaian proses di mana kita menjadi sentral untuk menjalankannya. Dalam kondisi tersebut, kita harus selalu mampu bersyukur. Karena, dengan rasa syukur, kita akan sadar, apa pun kondisi yang terjadi, semua adalah bagian dari perjuangan. Maka, ketika berada di bawah tetap optimis, ketika sukses pun tetap mau berjuang terus.

• Optimis
Inilah sikap dan sifat seorang yang harus selalu dimiliki. Dengan optimisme, apa pun kondisi yang terjadi, dapat membuat kita selalu mampu berpikir dan bertindak yang terbaik. Optimis tentu juga harus disertai dengan keaktifan kita dalam memperjuangkan usaha. Sehingga, optimisme itu mampu menggerakkan roda usaha kapan pun dan apa pun kondisinya.

• Berani mengambil risiko
Salah satu ciri pengusaha sukses biasanya berani mengambil risiko. Tentu, biasanya yang dipilih adalah risiko yang terukur. Sebab, di balik risiko, biasanya banyak tersembunyi berbagai macam kesempatan yang bisa kita maksimalkan. Di sini, mentalitas sebagai pengusaha tulen akan banyak diuji.

Sebenarnya, masih banyak sifat dan sikap lain yang harus dimiliki oleh seorang pengusaha sukses. Mulai dari memiliki jiwa kepemimpinan, punya visi ke depan, berorientasi pada proses tanpa melupakan hasil, mampu mengembangkan sistem bisnis yang baik, dan punya kemampuan menangani berbagai macam hal kompleks yang mungkin terjadi. Semua itu menjadi “paket” yang seharusnya “wajib” dimiliki saat ingin jadi pengusaha sukses. Jadi, semua kembali kepada kita sebagai individu yang menjalankannya. Bagaimana dengan Anda, seberapa banyak sifat dan sikap tersebut dimiliki untuk memajukan usaha?

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!

READ MORE - Paket Wajib untuk Pengusaha Sukses

4 Kesalahan yang Telah Mengubah Dunia


Oleh Tim AndrieWongso

Banyak orang yang masih takut akan menghadapi kegagalan sehingga tidak berani bermimpi karena takut risiko. Padahal, banyak orang sukses di dunia yang membuktikan bahwa kegagalan hanyalah sebuah proses dan langkah yang harus ditempuh untuk mencapai sebuah kesuksesan sejati.

Tahukah Anda ada beberapa penemuan yang telah mengubah dunia, yang tidak sengaja dibuat karena sebuah kesalahan/kegagalan penciptanya? Berikut 4 penemuan yang tercipta karena sebuah kesalahan.

1. Sabun berbusa
Pada awalnya, sabun mandi diciptakan tidak memiliki busa. Namun, kejadian di tahun 1879 mengubah semuanya. Seorang pekerja di sebuah pabrik penghasil sabun terbesar, Proctor, lupa mematikan mesin ketika istirahat makan siang. Alhasil, sabun yang tercipta menjadi bercampur dengan unsur udara. Namun, karena setelah proses pemeriksaan tidak ada perubahan yang signifikan, maka sabun ‘gagal’ tersebut tetap dijual kepada konsumen. Sabun tersebut kemudian menghebohkan masyarakat karena menghasilkan busa ketika digosok. Hal ini sangat disukai oleh konsumen, sehingga permintaan pasar melonjak tinggi. Sabun ‘salah cetak’ itu kemudian diberi nama Ivory oleh perusahaan tersebut.

2. Alat bantu jantung
Sebuah inovasi yang paling berpengaruh dalam dunia medis adalah alat bantu jantung. Namun, tahukah Anda bahwa penemuan alat bantu ini mengalami sebuah kesalahan? Alat bantu jantung pertama kali diciptakan oleh seorang ilmuwan bernama Paul Zoll di tahun 1952. Pada awalnya, alat ini sangat mengundang kekaguman, namun salah satu kekurangannya adalah efek samping yang diciptakan, yaitu membakar kulit dan rasa sakit. Berbagai penelitian pun dilakukan untuk mengatasi efek samping ini. Suatu hari, seorang peneliti, Wilson Greatbatch, sedang meneliti pasiennya dengan menggunakan alat tersebut. Namun, tanpa sengaja ia memasangkan resistor yang berbeda ukuran dari biasanya. Ternyata, kesalahan tersebut malah memberikan nafas segar bagi para peneliti. Alat tersebut justru mempunyai pola yang lebih baik terhadap jantung. Penelitian mengenai kesalahan tersebut terus dilanjutkan sehingga menghasilkan alat bantu jantung yang lebih praktis dan aman bagi tubuh.

3. Ban karet
Dahulu, menemukan ban karet yang berkualitas sangat sulit, karena karet sebagai bahan utamanya. Karet biasa tidak tahan dengan panas dan dingin. Sehingga berbagai penelitian pun dilakukan. Seorang ilmuwan bernama Charles Goodyear berupaya untuk membuat karet yang tahan dengan suhu panas maupun dingin. Suatu ketika, saat beristirahat, Charles Goodyear tidak sengaja menumpahkan karet dan cairan zat sulfur ke dalam kompor panas. Kejadian tersebut justru membuat karet lebih tahan panas dan dingin. Setelah kejadian ini, Goodyear pun terus melakukan penelitian berlanjut. Akhirnya, ban karet yang tahan pun tercipta. Goodyear kini menjadi perusahaan produsen ban ternama di dunia.

4. Post-It
Siapa yang tidak kenal produk Post-It? Produk ini sangat digemari oleh pelajar maupun pekerja. Stiker penempel memo ini menarik perhatian dengan warna-warni serta berbagai inovasinya. Padahal, Post-It tercipta karena sebuah kegagalan dari seorang pekerja di perusahaan 3M, Spencer Silver. Silver mendapat tugas untuk membuat lem yang sangat kuat. Namun, ia selalu gagal dan akhirnya lem tersebut dibiarkan begitu saja karena dianggap produk gagal. Suatu ketika, rekannya yang ebrnama Arthur Fry ingin menandai buku nyanyiannya, tetapi pendanda tersebut selalu lepas. Akhirnya, dengan bantuan lem buatan Silver yang merupakan ‘produk gagal’, Fry menandai bukunya dengan kertas yang dilem tanpa membuat lem merusak kertas. Sehingga lahirlah ide untuk memproduksi Post-It yang sangat digemari dan memiliki nama di dunia.

Bagaimana? Masihkah Anda takut untuk mencoba dan gagal? Sesungguhnya masih banyak lagi penemuan dan keajaiban yang mengubah dunia yang tercipta karena sebuah kesalahan. Pada awalnya, temuan-temuan tersebut dianggap sebagai sebuah ‘produk gagal’, namun apa yang terjadi ketika justru temuan tersebut berhasil mengubah dunia menjadi lebih baik?

Salam Sukses Luar Biasa!

Ingin tahu bagaimana cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - 4 Kesalahan yang Telah Mengubah Dunia

Menyerah Terlalu Cepat


Oleh Andrie Wongso

Alkisah, ada seorang pelukis terkenal di sebuah negeri. Suatu hari dia kedatangan seorang tamu pria yang sudah lanjut usianya. Orangtua itu membawa beberapa sketsa yang ingin diperlihatkan kepada pelukis besar tersebut untuk meminta pendapat dan penilaian apakah sketsa itu bernilai, atau setidak-tidaknya menyatakan seberapa besar bakat potensial dari pembuatnya.

Sekilas, dilihatnya sketsa berbagai bentuk dan jenis hewan di hadapannya. Karena keahliannya, dalam waktu sekejap saja, pelukis besar itu sudah dapat menilai apakah sketsa atau lukisan kasar itu memiliki nilai artistik atau sebaliknya tidak berharga sama sekali. Dengan tutur sapa yang lembut dan halus, si pelukis ternama menyampaikan bahwa sketsa yang diperlihatkan tamunya itu kurang begitu berharga dan kurang memperlihatkan bakat seni. Tak lupa, sang seniman meminta maaf atas pendapatnya yang mungkin menyakiti tamunya. Akan tetapi dalam hal ini, dia tidak bisa membohongi kenyataan dan pendapatnya.

Orang tua itu tertunduk lesu dan tampak kecewa. Kemudian dia mengeluarkan map yang lain, sambil memohon agar si pelukis mau melihat beberapa sketsa dan lukisan lain yang dibawanya, yang merupakan karya seorang pemuda dari suatu sanggar seni rupa. Kali ini, si pelukis besar melihat berbagai jenis sketsa dan juga pemandangan.

Setelah memperhatikan dengan lebih seksama beberapa lukisan berikutnya, si pelukis tampak sangat tertarik dengan bakat seni yang terlihat di lukisan itu, “Ini.. Oh ini bagus sekali! Sangat detail dan memiliki sudut pandang yang unik. Anak muda ini memiliki bakat besar. Ia harus dibantu dan didorong dalam kariernya sebagai seorang pelukis. Dia memiliki masa depan yang cerah jika dia tekun melatih kemampuan dan tekniknya ini, serta setia pada apa yang menjadi cita-citanya sebagai seorang pelukis.”

Mendengar komentar itu, bapak tua tersenyum gembira, “Terima kasih atas penilaian dan penghargaan Anda.”

“Siapa gerangan pelukis muda yang berbakat ini?” tanya si pelukis “Apakah dia putra bapak?”

“Bukan,” jawab si bapak dengan muka dan nada suara sedih. “Lukisan yang terakhir Anda lihat itu adalah coretan tanganku dua puluh tahun silam. Jika saja aku bisa mendengar komentar positif Anda pada saat itu…. Sayangnya, aku berkecil hati, kurang percaya diri dan berhenti terlalu cepat dalam menekuni aliran seni lukis itu.”

Lalu dia melanjutkan, “Yah, setidaknya aku telah mendapat satu pelajaran di kehidupan ini, jangan cepat menyerah apalagi saat mendengarkan komentar negatif dari orang lain. Selagi kita mau belajar, perubahan dan kemajuan bisa kita dapatkan. Terima kasih atas pertemuan ini.” Dan mereka pun berpisah..

Netter yang LuarBiasa,

Kadang dalam kehidupan, kita sering diombang-ambingkan oleh pendapat orang lain sehingga sering mengubah apa yang kita jalani dan yakini. Padahal semua hasil kesuksesan membutuhkan kepercayaan diri dalam proses perjuangan. Maka sangat dibutuhkan keyakinan, kepercayaan diri dan berprinsip dalam menjalankan apa yang sudah kita kerjakan.

Salam sukses Luar Biasa!!

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - Menyerah Terlalu Cepat

Becoming Right-Preneur

Hasil gambar untuk motivasi bisnis islam

Pernah mendengar istilah “right man in the right place and the right time”? Jika ya, pernahkah Anda mengalaminya? Perpaduan ketiganya, alias right-preneur sudah pasti akan menghasilkan keuntungan berlipat. Bagaimana cara memaksimalkannya?

Berikut ini beberapa hal yang disarikan dari beberapa entrepreneur sehingga mereka bisa menjadi right-preneur dan bahkan akhirnya menggurita dengan bisnis yang dijalankannya.

1. Punya visi yang jelas
Salah satu orang yang memiliki visi yang sangat jelas dalam hidupnya adalah pengusaha papan atas, Bill Gates. Ia pernah bermimpi untuk menghadirkan komputer ke seluruh rumah tangga. Sebuah impian yang dianggap omong kosong, pada saat dikemukakan. Namun, ia membuktikan, dengan visi yang pasti dan sangat jelas, ia tinggal mengembangkan apa yang ada. Sebab, bisa dikatakan, ia bukanlah orang yang menemukan sistem operasi DOS. Namun, dengan kecermatannya, ia berhasil menciptakan “celah” dalam waktu dan saat yang tepat sehingga bisa menciptakan Microsoft Windows hingga sebesar sekarang.

2. Segera lakukan tindakan dengan cepat dan tangkas
Wayne Barry, seorang pelatih sales ternama dari Australia mengatakan bahwa orang-orang sukses di dunia ini sudah pasti adalah orang-orang dengan kecepatan gerak untuk mengambil peluang yang luar biasa. Mereka bukan hanya bicara pada tataran ide, tapi mereka segera merealisasikan ide tersebut menjadi nyata. Barry menyebut sebuah ide yang sangat bagus jika didiamkan saja selama 24 jam, maka kemungkinan terealisir hanyalah 50%. Namun, jika dalam seminggu hanya jadi wacana, maka kemungkinannya makin kecil, yakni hanya 2%. Dan, hanya bagi mereka yang segera mengambil tindakanlah yang akan menikmati hasil seperti yang diidamkan, meski pasti juga mengalami banyak halangan dan rintangan.

3. Kembangkan hubungan dengan komunitas
Kevin Rose, pengusaha muda dan sukses asal AS (co-founder Digg Pownce, Revision3 dll), menyebutkan bahwa salah satu kunci untuk mendapatkan saat, tempat, dan orang yang tepat adalah dengan masuk dan menjadi bagian dari komunitas. Tempat-tempat di Indonesia semacam HIPMI, KADIN, atau sekolah pengusaha seperti Entrepreneur University serta komunitas Tangan di Atas (TDA) bisa menjadi tempat berguru sekaligus berburu. Berguru mencari ilmu kewirausahaan, sekaligus berburu peluang dan mencari orang-orang terbaik yang bisa dijadikan partner usaha.

4. Kuasai informasi
Promotor musik ternama Adrie Subono merasa sangat perlu untuk mengetahui berbagai tanggal penting untuk mengatur jadwal pertunjukan musiknya. Karena itu pula, ia memanfaatkan Twitter untuk melakukan tes pasar. Ia beberapa melemparkan pertanyaan kepada follower-nya—yang saat tulisan ini dibuat sudah mencapai lebih dari 1,5 juta orang—tentang berbagai hal yang berhubungan dengan bisnis musiknya. Dari sana, ia mendapat informasi, dan bahkan sekaligus bisa menjual tiket, tanpa harus kerepotan berpromosi ke sana kemari. Tentu, bukan hanya Twitter yang bisa dijadikan ajang untuk mencari informasi, Facebook, jejaring sosial lain, serta surat kabar dan televisi pun bisa dijadikan sumber informasi berharga untuk diolah menjadi keputusan tepat guna memenangkan bisnis.

5. Lakukan hal-hal baru
Banyak peluang yang muncul dimulai dari kemauan untuk melakukan hal-hal baru. Michael Dell, pendiri perusahaan komputer Dell menyebut bahwa salah satu cara untuk mengembangkan usaha agar selalu mendapatkan saat dan tepat yang tepat untuk jadi nomor satu adalah dengan melakukan hal-hal baru, bereksperimen, namun tidak lupa untuk terus belajar dengan cepat dari kegagalan yang didapat. Dengan cara itu, perusahaan akan selalu selangkah di depan.

Oleh Tim AndrieWongso

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - Becoming Right-Preneur

Masuk Islam Karena Takjub dengan Muslimah Yang Menjaga Kehormatannya



Dokter Orivia mengisahkan sebuah kejadian yang begitu berkesan bagi dirinya, sehingga kejadian itu membuatnya masuk ke dalam agama Islam. Ia mengisahkan…

Aku adalah dokter spesialis kandungan di sebuah rumah sakit di Amerika. Suatu hari, datang seorang perempuan Arab muslimah ke rumah sakit tempatku bekerja, wanita itu hendak melahirkan. Setelah beberapa saat menunggunya, waktu jagaku habis, lalu aku berpamitan kepadanya untuk pulang ke rumah dan kusampaikan bahwa ada seorang dokter laki-laki yang akan menggantikanku bertanggung jawab atas persalinannya.

Tiba-tiba perempuan itu bersedih, kemudian menangis dan mulai sedikit histeris. Ia mengatakan, “Tidak!, aku tidak ingin dokter laki-laki.”

Aku pun heran dengan perempuan ini, lalu suaminya memberitahukan kepadaku bahwa dia tidak mau ada seorang laki-laki asing yang melihatnya. Seumur hidupnya tidak ada seorang laki-laki pun yang pernah melihat wajahnya kecuali ayahnya, saudara-saudara laki-lakinya, paman-pamannya (mahramnya).

Ucapan suaminya itu membuatku tertawa keheranan, malah aku mengira tidak ada seorang laki-laki di Amerika (yang mengenalku pen.) yang belum pernah melihat wajahku. Namun aku menuruti permintaan mereka untuk menemani persalinan istrinya.

Di hari berikutnya, aku menemui mereka kembali untuk memeriksa keadaan sang istri pasca melahirkan. Lalu kuberitahukan kepada mereka bahwa setelah melahirkan kebanyakan wanita di Amerika mengalami infeksi internal dan demam. Hal itu dikarenakan mereka melakukan hubungan suami istri setelah melahirkan. Oleh karena itu, aku nasihatkan kepada mereka hendaknya tidak melakukan hubungan suami istri minimal di 40 hari pertama. Dan selama 40 hari ini hendaknya memakan makanan yang bergizi dan tidak sibuk beraktivitas karena kondisi tubuh yang masih lelah pasca melahirkan.

Muslimah ini menanggapi saran-saranku dengan mengatakan, Islam memang menetapkan aturan demikian, yakni tidak boleh berhubungan suami istri selam 40 hari setelah melahirkan (nifas) hingga wanita tersebut suci kembali. Dan mereka pun diberikan keringanan untuk tidak shalat dan puasa.

Luar biasa! Ucapannya ini benar-benar membuatku kagum bercampur heran. Islam telah mengajarkan demikian, dan kami (orang-orang non-Islam) baru mengetahuinya setelah melakukan berkali-kali penelitian panjang. Kekagumanku tidak berhenti sampai di situ, ketika kukatakan agar bayi hendaknya tidur dengan sisi kanannya, karena yang demikian itu lebih baik untuk detak jantungnya. Lalu mereka mengatakan, demikianlah memang yang disunnahkan Nabi kami Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Aku mengambil spesialis kandungan untuk mempelajari lebih detil lagi tentang masalah melahirkan dan hal-hal yang berhubungan dengannya. Kita (para dokter) menghabiskan umur kita untuk mempelajari ilmu kedokteran ini, ternyata umat Islam telah mengetahuinya dari agama mereka.

Sejak saat itu aku mulai menekuni mempelajari agama Islam. Aku ambil cuti beberapa bulan lalu pergi ke kota lain di Amerika dimana terdapat Islamic Center yang besar. Aku habiskan hari-hariku di tempat itu untuk bertanya-jawab dan mengkaji tentang Islam serta bergaul dengan orang-orang Islam baik dari kalangan Arab atau Amerika sendiri. Alhamdulillah.. setelah beberapa bulan mengkaji aku menyatakan keislamanku dengan dua kalimat syahadat.

Sumber: islamstory.com

Pelajaran:
  • Seorang suami hendaknya mencarikan dokter perempuan untuk istrinya ketika hendak melahirkan, karena yang demikian adalah bentuk penjagaan terhadap kehormatan sang istri.
  • Hendaknya seorang muslim bangga terhadap agamanya walaupun dalam keadaan berat seperti melahirkan.
  • Berpegang teguh mengamalkan ajaran Islam adalah bagian dari dakwah.
  • Di tengah hiruk pikuknya orang-orang mengatakan bahwa seseorang muslim yang berpegang teguh terhadap ajaran agamanya adalah orang-orang yang kaku dan kolot, ternyata masih banyak orang-orang non muslim yang mengagumi ajaran Islam.

Disusun oleh Nurfitri Hadi
Artikel www.KisahMuslim.com
READ MORE - Masuk Islam Karena Takjub dengan Muslimah Yang Menjaga Kehormatannya

5 Alasan Kenapa Sebagian Besar Orang Tidak Bisa Kaya Hingga Akhir Hayatnya


Mendapatkan rezeki barokah yang terus tumbuh mungkin harapan banyak orang. Sebab jika income kita hanya tumbuh 5% per tahun, kita mungkin tidak akan bisa menyisihkan uang untuk investasi. Dan itu artinya, kita bisa mengalami kenestapaan saat kelak kita sudah pensiun dari kerja.

Pada sisi lain, harga tanah dan rumah kian melesat. Tanpa pertumbuhan rezeki yang signifikan, banyak pasangan muda yang tidak akan sanggup beli rumah, dan terkena sindrom MTMM + SM = mangan turu melu morotuo, sampe mati.:)

Pertanyaannya adalah ini : kenapa sebagian besar orang pertumbuhan penghasilannya stagnan, dan tak kunjung bisa makmur? Kita akan melacaknya di pagi hari ini, sambil ditemani secangkir kopi hangat.

Sejatinya ada sejumlah faktor yang mungkin bisa menjelaskan kenapa sebagian besar tidak bisa kaya hingga akhir hayatnya. Namun disini, kita hanya ingin melacak 5 alasan fundamental yang layak dikenang.

Reason # 1 : Pessimism. Ini soal mindset, soal belief yang bersemayam dalam alam bawah sadar. Sering, tanpa sadar banyak orang yang memiliki kilatan pesimisme dalam hatinya.

Waduh biaya hidup kok makin mahal ya. Hidup kok makin susah ya. Ah, saya pasti tidak mungkin jadi direktur. Saya tidak punya bakat untuk jadi pengusaha sukses. Aduh, jangan-jangan saya tidak akan bisa beli rumah sampai pensiun nanti.

Rentetan “negative self talk” seperti diatas mungkin kadang berkelebat dalam hati. Inilah serangkaian sugesti negatif yang acap membentuk bayang-bayang pesimisme dalam jiwa.

And you know what? Energi negatif seperti itu akan diserap oleh Alam Semesta dan kemudian dibalikkan kepada raga Anda untuk menjadi KENYATAAN.

Disini berlaku prinsip Law Of Attraction : what you think is what you get.

Self talk negatif yang Anda pikirkan, akan mengembang, dan somehow benar-benar bisa menjadi fakta yang terasa begitu pahit.

Reason # 2 : Bad Learning Spirit. Perjalanan panjang untuk mengubah nasib sungguh tak mudah dijalani. Melelahkan, dan butuh “kecerdasan jalanan” (street smart) yang membahana. Dan karena itu, learning spirit mesti terus dikibarkan.

Sayangnya, banyak orang yang tidak “panjang akal”. Banyak orang yang tidak punya resourfulness (punya kemandirian untuk belajar dan mencari solusi hingga tuntas, dan bukan manja, terus bertanya, dan malas mencari solusi secara mandiri). Inginnya terus dibimbing seperti anak SD. Tidak punya inisiatif untuk belajar secara mandiri, dan menemukan solusi yang aplikabel.

Perjalanan mengubah nasib dan level kemakmuran pasti akan nyungsep saat self-learning spirit dan resourcefulness itu lenyap dari raga kita.

Reason # 3 : No Action Talk Only. NATO. Ini nih orang yang terlalu banyak celoteh, so keminter, namun ndak jalan-jalan. Kapan sugihe Le, nek sampeyan ndobos thok. Ndak pernah action.

Saya punya teman yang memiliki karakter NATO ini. Setiap kali ketemu, bicara panjang lebar tentang rencananya, mau melakukan ini, dan itu, serta blah blah lainnya.

Bulan depan ketika ketemu, dia ya masih ngomong hal yang sama. Dan yang keren, hampir semua rencananya itu belum ada yang dijalankan. Ini seperti orang delusional. Senenge ngalamun thok.

Atau ada juga orang yang memang ingin berubah. Semua rencananya dipendam dalam hati (baguslah, orang ini tidak banyak omong).

Namun hasilnya ternyata sama : apa yang dipendam dalam hati itu, terus saja dipendam sampai rambutnya ubanan. Alias no action juga.

Mungkin orang itu malas. Mungkin orang itu suka menunda-nunda. Tunda terus saja sampai sampeyan pensiun mas. Baru setelah pensiun, kaget, lho kok tabunganku ndak cukup untuk hidup. Modyar kon.

Reason # 4 : Low Resiliency. Oke, akhirnya mungkin orang itu sudah mau bergerak. Akhirnya mau take action. Namun sayangnya, kurang gigih. Low level of resiliency. Begitu menghadapi problem, langsung menyerah. Langsung bubar jalan. Atau ngambek.

Padahal puluhan studi tentang perubahan nasib manusia, menulis : elemen paling kunci dalam perjuangan mengubah level penghasilan itu adalah resiliensi, daya juang, keuletan dan kegigihan.

Sebab narasi kesuksesan itu acap ditentukan, oleh sejauh mana kamu bisa terus berjalan saat cobaan demi cobaan datang menghadang. Saat kamu bisa bangun 9 kali, ketika kamu menemui kegagalan 8 kali.

Reason # 5 : PELIT. Elemen terakhir ini simpel, dan berurusan dengan dimensi spiritualitas.

Alasan terakhir ini layak kita sebut, karena bersifat anti-tesa dengan ajaran klasik yang bunyinya seperti ini : The more you give, the more you get. Semakin banyak Anda memberi, Anda justu akan semakin kaya.

Jalan keberkahan mungkin bisa terus terbuka, saat kita tekun memberi (memberi sedekah senyuman, sedekah ilmu, sedekah materi, atau juga sedekah kebaikan yang terus mengalir).

Saat kita punya keikhlasan untuk berbagi kebaikan, mungkin pintu rezeki akan selalu datang dari arah yang tak terduga-duga.

DEMIKIANLAH, lima reason kunci yang layak dikenang kenapa kita stuck dalam jalan hidup yang serba pas-pasan. Lima elemen itu adalah : 1) jiwa yang pesimis 2) learning spirit yang buruk, 3) no action talk only 4) low resiliency dan 5) PELIT.

Selamat bekerja, teman. Selamat berbagi kebaikan demi keberkahan bersama.

- See more at: http://strategimanajemen.net/2015/03/09/5-alasan-kenapa-sebagian-besar-orang-penghasilannya-tetap-kecil-hingga-akhir-hayatnya/#sthash.Ob7JwdRh.dpuf

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - 5 Alasan Kenapa Sebagian Besar Orang Tidak Bisa Kaya Hingga Akhir Hayatnya

Waktu Eefektif Gaya Entrepreneur


Berikut adalah tips untuk menjaga efektifitas waktu kita agar lebih maksimal ketika bekerja yang saya ambil dari situs andriewongso.com

Masih merasa jumlah jam yang diberikan dalam sehari kurang karena kesibukan yang menumpuk? Jangan-jangan, mungkin justru karena sebagai pengusaha, kita acap melakukan hal-hal yang kurang efisien. Coba cek kebiasaan pagi Anda. Apakah saat bangun di pagi hari, apakah Anda langsung baca koran, buka email, atau olahraga ringan? Menurut beberapa penelitian, ternyata yang kemudian berolahraga terlebih dahulu, efektivitas kerjanya lebih maksimal. Sebab, tubuh lebih segar seharian.

Karena itu, agar lebih maksimal yang kita kerjakan setiap hari, berikut ada beberapa kebiasaan pengusaha sukses yang sederhana—tapi rutin—agar kita bisa mengatur waktu jauh lebih efektif.

Sebelum tidur malam
• Tidur dengan lampu mati total. Sebab, hormon melatonin yang baik untuk tubuh diproduksi lebih maksimal saat tak ada penerangan.
• Minum air putih sebelum tidur, karena memberikan dampak relaksasi.
• Matikan telepon selular.
• Letakkan jam beker atau alarm agak jauh, agar tidak bisa di-snooze bila saat bangun tiba.
• Tulis jadwal paling penting yang harus dilakukan pada pagi di keesokan hari.

Saat bangun tidur
• Saat bangun, segera olahraga ringan.
• Gerakkan tubuh dengan mengerjakan sesuatu, tanpa terhubung ke email atau internet.
• Refleksi pada diri sendiri. Steve Jobs selalu bertanya, kalau ini adalah hari terakhirku, apakah aku benar-benar ingin mengerjakan apa yang telah kurencanakan hari ini?
• Visualisasikan apa saja target yang sudah direncanakan sebelum tidur semalam.

Saat mulai bekerja
• Jadikan meja kerja lebih rapi. Ini akan membantu pikiran lebih fokus.
• Jawab email secara singkat, padat, jelas.
• Gunakan lampu yang terang. Dianjurkan dengan tingkat terang 500-2000 lux. Kantor-kantor yang ada saat ini rata-rata menggunakan lampu 300-500 lux.
• Fokus pada satu pekerjaan utama sampai selesai, baru beralih pada pekerjaan lain.
• Jangan berhenti bekerja selama lebih dari 30 detik. Saat jeda lebih dari 30 detik, biasanya gangguan kerja akan lebih banyak datang.
• Jika ada rencana usaha atau kerja yang harus diselesaikan, buatlah dalam waktu 15 menit tanpa terputus. Kalau perlu, gunakan timer selama 15 menit untuk mengingatkan efektivitas waktu kerja. Saat mulai terbiasa fokus kerja selama 15 menit, maka banyak pekerjaan lain juga akan terselesaikan lebih cepat.

Saat menyelesaikan pekerjaan• Sadari bahwa semua tidak mesti sempurna. Ini akan meringankan beban pikiran dari satu pekerjaan yang terasa kurang maksimal dan segera berganti ke pekerjaan lainnya.
• Sebelum memutuskan selesai semua pekerjaan, lakukan evaluasi menyeluruh.

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - Waktu Eefektif Gaya Entrepreneur

9 Hal Berbeda Yang Orang Kaya Lakukan Setiap Hari

different_rich_people

Anda ingin kaya? Kalau jawabannya iya, maka Anda perlu mempelajari berbagai kebiasaan para orang kaya berikut ini. Karena ternyata para orang kaya ini melakukan beberapa hal yang tidak dilakukan oleh orang orang pada umumnya. Atau dengan kata lain mereka melakukan lebih banyak dibandingkan dengan orang kebanyakan.

Dan yang mereka lakukan ini telah menjadi kebiasaan. Karena bagi mereka, apa yang kita lakukan hari ini atau kebiasaan sehari-hari kita maka itu yang akan menjadi penentu utama dari kekayaan kita.

Thomas Corley , penulis buku “Rich Habits: The Daily Success Habits Wealthy Individuals” mengatakan bahwa kebiasaan itu seperti bola salju; kita membangunnya lalu menggelinding menjadi besar dan kemudian kita menjadi sukses.
Corley menghabiskan waktu lima tahun untuk mempelajari kehidupan orang-orang kaya dan orang-orang miskin di Amerika. Corley mencoba membagi kelompok, dengan apa yang dia sebut “kebiasaan kaya” dan “kebiasaan miskin”.

Corley menjelaskan bahwa setiap orang memiliki kebiasaan kaya dan beberapa kebiasaan miskin. Kuncinya adalah untuk melakukan lebih dari 50% kebiasaan kaya.

Apa saja hasil penelitian Corley terkait kebiasaan orang kaya yang mereka lakukan sehingga hal tersebut begitu berpengaruh?


1. Mereka selalu fokus & selalu punya tujuan

“Orang kaya fokus pada tujuannya setiap hari.”

Orang-orang kaya tidak hanya menetapkan tujuan tahunan dan bulanan saja , tetapi sebanyak 67 % dari mereka menempatkan tujuan tersebut secara tertulis .

Orang kaya mengatakan keinginan bukanlah tujuan. Tujuan yang sebenarnya adalah jika memiliki dua hal : Jika telah dicapai dan ada tindakan fisik yang dapat Anda ambil untuk mengejar tujuan itu.

2. Mereka tahu apa yang harus dilakukan hari ini
67 % dari mereka menyelesaikan 70 % atau lebih tugas-tugas yang tercantum pada perencanaan mereka setiap harinya.

3. Mereka tidak menonton TV berlebihan
Hanya 6 % dari orang kaya yang menonton reality show, dibandingkan dengan 78 % dari orang miskin yang tidak bisa lepas dari acara itu.

“Variabel umum di kalangan orang kaya adalah bagaimana mereka menggunakan waktu mereka secara produktif ,” jelas Corley.

Mereka bukan menghindari menonton TV, tapi mereka hanya tidak berpikir tentang menonton TV. karena mereka memiliki disiplin waktu untuk menjadikan diri mereka manusia yang unggul dan mereka menyibukkan dirinya dengan kebiasaan lain, misalnya membaca.


4. Mereka membaca, tapi tidak untuk bersenang-senang
Tentu , orang-orang kaya suka membaca , tapi yang mereka baca adalah buku nonfiksi – khususnya buku pengembangan diri .

“Orang kaya rakus membaca tentang bagaimana untuk memperbaiki diri , ” kata Corley.

Bahkan, 88 % dari mereka membaca untuk perbaikan diri selama 30 menit setiap hari, dibandingkan dengan 2 % dari penduduk miskin yang bisa dibilang tidak punya waktu untuk membaca.

5. Plus, mereka menyukai buku audio
Orang kaya selalu mendengarkan buku audio selama perjalanan untuk bekerja. Mereka ‘lapar’ dan antusias terhadap hal-hal baru yang bisa mereka dengarkan melalui audiobook.

6. Jam kerja mereka melebihi orang-orang dikantor
Ini perlu dicatat, bahwa 86 % dari orang-orang kaya bekerja rata-rata 50 jam atau lebih dalam seminggu , hanya 6 % dari orang-orang kaya yang disurvei menemukan diri mereka tidak bahagia karena pekerjaan.

Dengan kata lain, orang kaya mencintai dan passion terhadap apa yang mereka kerjakan. Mereka do the extra miles.

7. Mereka tidak berharap untuk memenangkan undian/lotre
Bandingkan dengan orang miskin yang setiap harinya berjudi dengan lotre, berharap menang dan menjadi kaya. Orang kaya selalu bermain aman dan sangat bijak dalam pengeluaran uang mereka.

8. Mereka sangat peduli dengan kesehatan
Orang kaya menghargai dan peduli terhadap kesehatan mereka. Mereka berolahraga rutin setiap hari. Mereka concern terhadap ukuran lingkar perut mereka. #uhuk

9. Dan mereka perhatian terhadap senyum mereka setiap hari
Menjadi kaya adalah akumulasi kebiasaan dan tindakan yang menjadikan kita pantas untuk kaya, bukan sekedar banyaknya harta.

Sumber : http://odnv.co.id/

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - 9 Hal Berbeda Yang Orang Kaya Lakukan Setiap Hari

8 Alasan Positif Mengapa Anda Harus Gagal (sebanyak mungkin) Dalam Bisnis


Kita tidak bisa belajar berjalan tanpa jatuh kan? Tapi setiap kali Anda jatuh, kemudian Anda memilih berdiri, membersihkan debu dari pantat Anda dan mencoba berjalan lagi – itulah yang orang-orang sukses lakukan!

Zig Ziglar mengatakan, “Failure is an event, not a person”, kegagalan adalah sebuah peristiwa, bukan seseorang.
Tidak ada yang salah dengan Anda. Jika Anda telah gagal , itu hanya sebuah indikasi bahwa pendekatan Anda salah dan Anda dapat melakukan lebih baik di masa depan.

Jika Anda takut gagal, maka Anda tidak akan pernah mendapatkan inspirasi positif yang akan mendorong Anda untuk sukses dalam hidup.

Mari kita lihat beberapa alasan mengapa kegagalan adalah hal yang baik:

1. Anda Akan Menganalisis Potensi Sejati Anda
Anda tidak akan pernah tahu apa yang Anda benar-benar mampu kecuali Anda gagal. Ketika Anda gagal untuk mencapai tujuan Anda, Anda akan dimasukkan kedalam upaya lebih untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Dan ini akan membuat Anda mengamati apa yang Anda benar-benar dapat lakukan dan bagaimana Anda dapat memaksimalkan potensi sejati Anda.

Ketika Anda gagal, maka sesungguhnya itu membantu Anda menemukan kesalahan-kesalahan Anda. Anda hanya perlu mengambil pendekatan yang tepat untuk mengamati kesalahan Anda dan melakukan yang terbaik untuk menghindari kesalahan di masa depan.

Itulah yang selalu para pemenang lakukan!

2. Anda Akan Belajar Mencari Alternatif
Kegagalan memberi Anda kesempatan untuk mewujudkan cara-cara alternatif untuk mendapatkan tujuan Anda. Kita hanya perlu visi yang tepat dan pola pikir yang positif.

Kegagalan yang Anda alami justru memberitahu Anda bahwa Anda telah mengikuti jalan yang salah dan strategi Anda adalah cacat. Belajar dari kegagalan adalah cara terbaik untuk memperluas perspektif Anda. Kita belajar untuk melihat sesuatu dari sudut pandang yang positif dan lebih baik, dan hal ini akan membuat Anda belajar untuk tidak mengulangi kesalahan-kesalahan Anda.

3. Anda Akan Mendapatkan Kesempatan Lain Untuk Sukses
Orang-orang yang menyerah setelah gagal secara otomatis akan “kalah” dan cenderung takut untuk memulai. Kegagalan dapat mengajari Anda memilih cara terbaik dan tepat yang harus Anda ikuti untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Plus, setelah Anda gagal maka Anda lebih tahu apa kesalahan untuk menghindarinya dan itu memberikan keuntungan tambahan bagi Anda.

4. Anda Akan Belajar Dan Tumbuh
Kita tidak bisa belajar dan tumbuh tanpa kesalahan – karena kita manusia. Seekor burung belajar terbang setelah jatuh satu juta kali – tapi tidak pernah menyerah.

Dan itulah contoh yang tepat dan kita semua harus mengikuti. Gagal sekali tidak berarti Anda akan gagal setiap kali.

Ini adalah cara terbaik untuk mengeksplorasi kemampuan Anda dan belajar untuk membuat sesuatu yang lebih baik lagi.

5. Anda Akan Belajar Menemukan “Siapa Teman Sejati Anda”
Kegagalan akan memberitahu kepada kita siapa teman-teman kita yang sebenarnya; yakni teman-teman yang membangkitkan kita ketika kita kecewa gagal dan perlu dihibur. Hanya teman sejati Anda yang akan memotivasi Anda dan membuat Anda merasa lebih baik .

Intinya, jika seorang teman Anda memotivasi Anda dan membantu Anda disaat Anda membutuhkan, maka dialah teman; sesorang yang dapat diandalkan ketika kita tengah dalam kesulitan.

6. Anda Akan Tetap Jauh Dari Arogansi
Sukses sering membuat orang bangga dan sombong. Tapi kegagalan memberi tahu bagaimana rasanya ketika usaha Anda berakhir sia-sia dan Anda tidak berhasil.

Kita tahu bagaimana kritik dan umpan balik negatif dari orang-orang dapat mengacaukan Anda. Kegagalan mengajarkan Anda untuk menjadi rendah hati bahkan setelah mendapatkan semua kesuksesan di dunia.

7. Anda Akan Menemukan Gairah Anda
Untuk menjadi sukses, Anda perlu tahu apa gairah Anda? Kegagalan dapat membantu Anda menganalisis kemampuan dan minat.

Setiap orang memiliki / kekuatann dan kelemahan, dan kegagalan dapat membantu Anda memahami siapa Anda sebenarnya dan apa yang ingin Anda lakukan dalam hidup!

8. Anda Akan Menemukan Arah Yang benar!
Anda perlu sesuatu untuk mendorong Anda dan memotivasi Anda untuk memberikan pertunjukan terbaik, dan kegagalan benar-benar bisa melakukannya.

Kuncinya adalah belajar dari kesalahan Anda. Tidak ada yang merasa malu tentang kegagalan. Semua orang gagal, itu adalah bagian dari tumbuh dan belajar. Tapi mereka yang gagal dapat mengeksplorasi dan belajar lebih dari yang lain.

Semua penemuan besar adalah hasil dari serangkaian usaha yang gagal. Einstein tidak sampai pada teori relativitas dalam perjalanan pertama.

Sejarah penuh dengan kisah-kisah yang luar biasa dari orang-orang sukses yang gagal tetapi mereka tidak pernah menyerah! Jangan biarkan kegagalan Anda membawa Anda ke bawah, tapi jadikan kegagalan sebagai kunci meraih keberhasilan.

Selalu ada sesuatu yang dapat Anda pelajari dari kesalahan Anda. Jangan buang waktu Anda hanya dengan menangisi sebuah kegagalan. Anda hanya perlu belajar untuk segera pulih dari kegagalan Anda dan mencobanya lagi.

Anda pasti akan berhasil! ;)

sumber : http://odnv.co.id/8-alasan-positif-mengapa-anda-harus-gagal-sebanyak-mungkin-dalam-bisnis

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - 8 Alasan Positif Mengapa Anda Harus Gagal (sebanyak mungkin) Dalam Bisnis

7 Alasan Kita Membeli Barang Melebihi dari Yang Kita Butuhkan

Hasil gambar untuk motivasi usaha islami


Di Amerika, rata-rata ukuran rumah telah berkembang dari luas 1.000 kaki persegi (sekitar 93 m2) menjadi hampir 2.500 kaki persegi (sekitar 232 m2). Laporan juga menunjukkan warga Amerika mengkonsumsi dua kali lebih banyak barang-barang material hari ini dibandingkan seperti yang mereka lakukan 50 tahun yang lalu. Dan rata-rata mempunyai akumulasi hutang kartu kredit sekitar $15.000.

Saya belum menemukan data pastinya, namun dilihat dari makin macetnya jalanan Jakarta, makin tingginya harga properti dan makin ramainya pusat-pusat perbelanjaan, apa yang terjadi di Amerika juga terjadi di Indonesia; lonjakan pembelian barang yang melebihi kebutuhan.

Lalu pertanyaannya, “mengapa kita membeli barang-barang melebihi daripada yang kita butuhkan?”

Apa yang memaksa seseorang untuk menghabiskan uang pada hal-hal yang (sesungguhnya) tidak diperlukan?

Jika pertanyaan ini bisa kita jawab, kita bisa lebih mudah membebaskan hidup kita dari hal (pemborosan) tersebut dan mengalihkanya pada hal yang lebih penting.

Joshua Becker, seorang penggiat hidup minimalis, menuliskan (setidaknya) ada 7 alasan, Joshua mengistilahkan sebagai kebohongan berpikir, kenapa kita membeli barang-barang melebihi daripada yang kita butuhkan.

1. Kita pikir hal itu akan membuat kita aman
Logika berpikir kita berjalan seperti ini: jika memiliki beberapa harta benda membuat kita merasa aman (rumah, pakaian,mobil),maka memiliki kelebihan pasti akan menghasilkan keamanan yang lebih.

Setelah kebutuhan mendasar mampu kita penuhi, rasa aman yang ditimbulkan dari kepemilikan harta dan benda fisik sebenarnya jauh lebih stabil dari yang kita percaya. Benda-benda ini bisa rusak, memudar dan binasa; mereka dapat menghilang lebih cepat dari yang kita sadari.

2. Kita pikir hal itu akan membuat kita bahagia
Seringkali cara pandang kita tentang kebahagiaan itu selalu di identikan dengan jumlah kekayaan yang kita miliki, misalkan: rumah mewah, mobil besar, gadget keluaran terbaru, dan banyak lagi.

Sayangnya kebahagiaan yang semacam itu hanya kebahagiaan yang semu, karena kebahagiaan yang sebenarnya adalah saat kita bisa menikmati dan mensyukuri apa yang sudah kita miliki.

3. Termakan oleh iklan (yup, kita memang rentan terhadap iklan)
Rata-rata, kita disuguhkan sekitar 5000 iklan setiap hari; iIklan di TV, koran, website bahkan di media sosial sekalipun. Setiap iklan membawa pesan yang sama; kita akan menjadi pribadi yang lebih baik apabila membeli apa yang mereka jual.

Pesan ini membombardir kita, lalu pikiran bawah sadar kita mulai mempercayai pesan ini. Kita memang lebih mudah terpengaruh oleh iklan melebihi dari yang kita bayangkan.

4. Kita pikir hal itu akan membuat orang lain terkesan
Banyak di kalangan orang kaya saat ini, mereka yang merdeka secara financial, dengan alasan gengsi atau karena ingin di pandang oleh lingkunganya, berlomba untuk menampilkan kekayaan dan keberhasilan keuangannya pada lingkungan sekitarnya. Sikap seperti inipun tanpa sadar menular pada diri kita.

‘We buy things we don’t need with money we don’t have to impress people we don’t like.’ – Dave Ramsey
5. Kita teperangkap perasaan iri terhadap orang-orang yang memiliki lebih
Rasa iri terhadap kelebihan orang lain menjadi hal yang wajar saat ini . Ketika kita melihat orang lain membeli, memakai, dan mengenakan sesuatu. Masyarakat kita terdorong untuk menjadi pesaing.

Dan terlalu sering, kita membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu perlu hanya karena orang-orang yang ada di lingkungan kita telah melakukan hal yang sama. Latah secara irasional.

Budaya yang seperti ini hanya akan membuat kita keliru mendefinisikan kesuksesan sejati.

6. Kita pikir hal itu bisa untuk menutupi kekurangan
Kita keliru mencari kepercayaan pada pakaian yang kita pakai atau mobil yang kita kendarai. Kita berusaha untuk menghibur diri dari kerugian, kesepian, atau sakit hati dengan membeli barang-barang yang tidak perlu.

Kita mencoba untuk mengesankan orang lain dengan hal-hal yang melebihi dari kita sesungguhnya. Namun kegiatan ini tidak akan pernah sepenuhnya menutupi kekurangan. Kita seperti tengah membohongi diri kita sendiri.

7. Kita lebih mementingkan diri sendiri (melebihi dari apa yang selama ini kita sangka)
Manusia memang egois dan tamak. Sifat ini mendorong manusia untuk mempunyai yang lebih dan lebih, melebihi dari yang dibutuhkan. Sayangnya, keegoisan seperti itu terus tumbuh di muka bumi ini, dan kitalebih sering kalah dalam peperangan mengendalikannya.

Kelebihan harta tidak memperkaya kehidupan kita. Pada kenyataannya, membeli hal-hal yang tidak perlu menjauhkan kita dari hal-hal yang lebih bermanfaat untuk kehidupan kita. Kita harus lebih waspada dan lebih bijaksana untuk mengatasi itu.

“There is more joy to be found in owning less than can ever be discovered in pursuing more.” – Joshua Becker

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - 7 Alasan Kita Membeli Barang Melebihi dari Yang Kita Butuhkan

The Entrepreneurs Convention, Edukasi Bagi Usahawan Muda


Oleh Tim AndrieWongso

Tahukah Anda? Konvensi edukasi terbesar di Indonesia bagi usahawan muda di bawah 40 tahun—The Entrepreneurs Convention—sukses digelar di SMESCO Convention Hall, akhir 2014 lalu. Dengan mempertemukan usahawan Indonesia yang sudah sukses dengan 600 usahawan muda Tanah Air, The Entrepreneurs Convention menjadi event yang sangat pas untuk menjalin relasi dan edukasi seputar dunia bisnis kepada usahawan muda yang memiliki semangat tinggi untuk mempercepat perkembangan bisnisnya.

Event ini diadakan sebagai wujud pengembalian tanggung jawab para pengusaha yang sudah lebih dahulu berhasil, guna menjadi “berkat” bagi banyak usahawan muda Indonesia, sebagai sosok penerus usahawan masa depan Indonesia. Penyelenggaranya adalah sebuah gerakan yang dinamakan The Accelerator–Accelerating Entrepreneurs, sebuah komunitas pengusaha muda Indonesia di bawah 40 tahun dan bertindak juga sebagai pendidik terapan dalam hal pengembangan bisnis bagi para usahawan Indonesia.

Acara dengan konsep “dari pengusaha, untuk pengusaha” ini berlangsung selama 8 jam, diisi dengan sharing pengetahuan dan pembelajaran ilmu bisnis terapan dari 5 (lima) pembicara kompeten yang merupakan sosok panutan dalam dunia bisnis Indonesia, baik dari kalangan muda maupun pengusaha senior Tanah Air, di antaranya Reiner Rahardja (founder of Reitech Solusindo & The Accelerator), Klemens Rahardja (founder of BPI Groups Australia & co-founderThe Accelerator), Charles Saerang (owner of Nyonya Meneer), Hendy Setiono (owner of Kebab Turki Baba Rafi), dan Hadi Wenas (founder of aCommerce Indonesia & ex-CEO Zalora Indonesia).

“The Entrepreneurs Convention dibuat dengan tujuan untuk mengkomunikasikan kepada seluruh usahawan Indonesia di bawah 40 agar mereka mengetahui bahwa The Accelerator telah hadir untuk mempertemukan para usahawan yang sudah berhasil dalam bisnisnya. Kami siap untuk membagikan ilmu terapan mereka dalam berbisnis untuk mempercepat perkembangan bisnis para pengusaha muda yang akan menjadi pemegang kendali dalam percaturan bisnis Indonesia 15-20 tahun mendatang, sehingga mereka tidak ragu lagi untuk terjun ke dunia usaha,” ungkap Reiner.

The Accelerator sendiri, dibentuk untuk mengakselerasi perkembangan bisnis usahawan muda dengan cara mempertemukannya dengan usahawan terbaik Indonesia, untuk memberikan dukungan, edukasi, network, dan menolong mereka mempercepat perkembangan bisnisnya. The Accelerator menjembatani knowledge gap antara formal education dengan real business life, di mana banyak situasi dan tantangan tidak didapatkan dalam formal education.

Sementara Reiner Rahardja, dikenal sebagai salah satu inspirator bagi usahawan muda. Beliau telah banyak membantu dunia kewirausahawan dalam hal pengembangan bisnis dan strategi penjualan. Dengan menembuskan angka total penjualan lebih dari seperempat triliun rupiah di usianya yang baru menginjak 26 tahun, ia telah menjadi sosok usahawan muda Indonesia yang inspirasional.

Saat ini Reiner memiliki tiga perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan ekspor impor dan satu organisasi non profit untuk pengembangan usahawan muda Indonesia yang dinaungi oleh perusahaan induk Reitech Solusindo. Dengan impiannya yang selalu ingin menjadi penyedia lapangan kerja, ia fokus untuk melanjutkan ekspansi bisnisnya yang bergerak di bidang pendidikan bagi usahawan muda Indonesia.

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - The Entrepreneurs Convention, Edukasi Bagi Usahawan Muda

5 Cara Untuk Membagi Pengaruh Kepemimpinan Anda

5 Cara Untuk Membagi Pengaruh Kepemimpinan Anda

Pemimpin muda mungkin tidak mengetahuinya, dan orang yang sudah kawakan tidak lagi memikirkannya, tapi situasi tidak mengaburkan kebenaran: pemimpin mempengaruhi sepanjang waktu.

Pada satu tahapan ini memang masuk akal. Namun, sebagai pemimpin kita berupaya untuk membawa orang lain menuju arah yang diinginkannya, dan karena kita tidak bisa memaksa seseorang untuk melakukan apapun (setidaknya tidak berhasil untuk waktu yang diperpanjang), kita harus mengandalkan kemampuan kita untuk mempengaruhi orang lain dan menggerakkan mereka menuju sasaran.

Pengaruh seperti ini yang terencana atau ditujukan adalah penting, tapi seringkali dilupakan, tapi ini tidak hanya mempengaruhi masalah tersebut, maupun masalah yang paling aman.

Pengaruh yang “sehari-hari” mungkin kita lupakan atau abaikan karena kita tidak menyadari bentuk pengaruh terselubung dan bagaimana menembusnya.

Kenyataannya adalah sebagai seorang pemimpin apapun yang kita lakukan selalu diperhatikan, dan memiliki makna yang ditetapkan.

Mari kita lihat lima cara pemimpin yang membagi pengaruh, dengan sengaja atau tidak.

Lima pengaruh

Kami saling mempengaruhi kelima cara ini sepanjang waktu. Semakin kita menyadari ini, semakin sukses kita menyadari ini, semakin sukses kita.

1. Kata-kata.
Hal-hal yang kita katakan – dan tidak – memiliki pengaruh yang besar pada pemikiran dan perilaku orang lain. Ini bisa mengambil bentuk dari komentar politisi yang terencana dengan baik dan berulangkali (atau sebelum rapat perencanaan yang besar), atau dari cara yang bisasa seperti cara kita menyapa mereka di pagi hari. Semua yang dikatakan pemimpin berperan dalam keberhasilan pengaruh mereka untuk menggerakkan orang ke arah yang diinginkan.

2. Tindakan.
Tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata adalah hal yang klise. Bagi seorang pemimpin, ini lebih dari sekedar hal klise; ini adalah kebenaran. Apa yang Anda lakukan saat seseorang membagi ide barunya? Bagaimana Anda ingin kami bertindak terhadap kabar terkait dengan pelanggan baru atau masalah? Tim Anda memberikan isyarat terkait dengan hal-hal yang Anda tempatkan sebagai prioritas hanya dengan melihat mana yang menjadi fokus terbesar Anda, baik energi/waktu/perhatian.

3. Bahasa tubuh.
Apakah Anda mengangguk dengan semangat atau memutar mata Anda? Apakah Anda tersenyum lebar atau tetap cemberut? Apakah Anda duduk dengan tegap dalam pertemuan, atau bersandar santai? Orang disekitar Anda menggunakan petunjuk ini. Tantangan terbesarnya adalah bahasa tubuh kita bisa disalahartikan – sehingga kita harus waspada dan menyadari resiko ini.
4. Sikap.
Hampir semua orang tahu dan percaya bahwa antusiasme itu menular, sayangnya, kebalikannya juga ada benarnya. Sikap kita menular terlepas dari apapun itu, terlebih sebagai seorang pemimpin. Seorang peserta workshop pernah bertanya pada saya,”Saya bisa menebak ini hari yang baik dari sikap supervisor saya saat dia berjalan ke pintu.” Cukup apa yang dikatakannya.
5. Keputusan.
Tentu saja keputusan kita mempengaruhi pemikiran dan sikap banyak orang, tapi saya tidak membicarakan keputusan yang terbuka mengenai tindakan dan arah yang mungkin akan kita bagi dalam pertemuan staff. Dibandingkan, saya membicarakan mengenai keputusan yang tidak nampak yang memiliki dampak langsung pada empat cara lainnya dimana kami membagi pengaruh kami.

Jika saya pernah meminta Anda untuk memberikan daftar setelah membaca artikel ini, mungkin Anda akan melakukannya dengan empat cara pertama. Karena semuanya penting, ini adalah cara kelima – mempengaruhi melalui keputusan kami – yang mungkin dilupalam tapi tidak bisa disangkal sebagai yang paling penting karena keputusan dan pilihan kami langsung mempengaruhi empat pengaruh lainnya.

Sebagai pemimpin kami mempengaruhi, apakah kami suka atau tidak.

Pemimpin terbaik membuat keputusan untuk mempengaruhi secara positif dan membangun dan menyadari bahwa keputusan tersebut langkah pertama yang penting untuk mewujudkannya.

Satu jalan untuk secara sadar meningkatkan kemampuan Anda dalam mempengaruhi orang lain adalah dengan terus menerus meningkatkan ketrampilan kepemimpinan Anda.

Sumber: www.bestmanagementarticles.com

Oleh: Kevin adalah seorang penulis, trainer, konsultan dan Chief Potential Officer Kevin Eikenberry Group (http://www.KevinEikenberry.com), perusahaan konsultan pembelajaran yang membantu organisasi, tim dan individu meningkatkan potensi kepemimpinan mereka.

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com
Artikel: www.pengusahamuslim.com

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - 5 Cara Untuk Membagi Pengaruh Kepemimpinan Anda

Passion, the Ultimate Ingredient of Success



Oleh Yuswohady

Bagi saya kunci sukses seseorang bukanlah karena kepintarannya, bukan karena kecerdasannya, bukan pula karena bokap-nyokap kaya raya minta ampun. Siapa bilang pintar, cerdas, tajir tidak penting untuk kesuksesan. Itu semua penting, tapi tak menjamin sukses seseorang.

Saya berani bertaruh: kunci paripurna kesuksesan seseorang adalah PASSION, titik.

Sekitar 15 tahun lalu saya kuliah di jurusan teknik mesin UGM Yogyakarta. Saya memilih jurusan itu karena waktu di SMA jurusan itulah yang paling keren, paling bergengsi, dan paling cepat diterima kerja. Tapi celaka, di bangku kuliah saya nggak betah belajar teknik mesin. Pelariannya, seringkali saya berbulan-bulan nggak kuliah sibuk menjadi aktivis: lontang-lantung menjadi wartawan kampus dan demonstran.

Bukannya sibuk dengan diktat kuliah perteknikmesinan, saya justru menekuni dunia manajemen dan marketing secara autodidak. Saya ingat betul, saat itu waktu lebih banyak saya pakai mengunjungi perpustakaan fakultas ekonomi ketimbang teknik. Waktu lulus pun (hehe... dengan IP pas-pasan) saya pun merasa lebih kompetitif bersaing dengan lulusan manajemen/marketing ketimbang teknik.

Karena alasan itu pula kemudian saya memutuskan bekerja di dunia manajemen/marketing, menjadi penulis dan konsultan manajemen/marketing. Amazing... karena saya mencintai dunia ini, karier, capaian, karya yang saya hasilkan maju pesat tak terbendung. Karena menemukan dunianya, saya bekerja amat keras, namun di balik kerja keras itu saya justru merasakan layaknya sedang bermain: asyik bukan main!

Sebelum saya menikah, bahkan sampai seminggu bahkan dua minggu saya nggak pulang ke rumah, sibuk menulis dan mengerjakan laporan. Musuh saya satu waktu itu: satpam. Ya, karena untuk bisa tidur terus-terusan di kantor selama 1-2 minggu harus adu mulut dengan satpam tiap malam. Orang dari kantor sebelah mengira saya menjadi pekerja rodi. 100% keliru! Tak ada seorang pun yang meminta saya lembur! Saya menikmati pekerjaan itu, saya melakukan denganexciting, dan karena itu hasil-hasil yang saya capai juga extraordinary.

Saya mengalami kondisi “kesurupan” yang oleh Mihaly Csikszentmihalyi, pakar psikologi, disebut sebagai “FLOW”, yaitu kondisi dimana saya hanyut dan terhisap (immersed & absorbed), menikmati kesenangan (joy) dan mencapai totalitas (total concentration) dalam melakukan pekerjaan itu. Buahnya: produktivitas kerja yang berlipat-lipat.

Ya, itu terjadi karena saya melakukan pekerjaan itu dengan PASSION!!!

Passion memberi kita optimisme luar biasa yang memungkinkan kita menuai capaian-capaian yang extraordinary. Passion memunculkan produktivitas luar biasa, produktivitas di luar batas kemampuan kita. Passion membalik beban dan stress menjadi energi kerja yang luar biasa.Passion memberikan kita keyakinan dalam mencapai apa-apa yang kita inginkan. Passionmemicu kita untuk memiliki daya kreasi yang tak mengenal batas.

Berkat Twitter, saya mendapatkan sebuah blog post berjudul, “Pursuing Passion” ditulis oleh John Hagel yang secara khusus melakukan studi mengenai seluk-beluk passion. Dari studi tersebut, ia menemukan beberapa tesis menarik. Berikut saya ambil beberapa di antaranya.

1. Passion is about performance.

Orang yang memiliki passion akan memiliki sense of achievement dan selalu tergoda untuk menciptakan karya dan capaian luar biasa. Ia selalu mencari tantangan dan peluang untuk mewujudkan capaian-capaian di luar zona kenyamanan yang melingkupinya. Dalam mewujudkan capaian yang luar biasa mereka tidak memerlukan insentif atau penghargaan dari luar, karena energi untuk mencapai yang terbaik selalu datang dari dalam dirinya sendiri: “Passion is ultimately driven by intrinsic motivation rather than extrinsic rewards”.

2. Passion is about risk-taking.

Bagi orang yang memiliki passion, gelas yang terisi air setengahnya, akan dikatakan gelas itu “setengah penuh”, bukannya “setengah kosong”. Segala bentuk tantangan dan risiko akan mereka lihat sebagai “jembatan” untuk mencapai sesuatu yang lebih baik, sesuatu yang sebelumnya tak pernah ada. Karena itu orang yang memiliki passion selalu bisa lepas dari segala bentuk krisis dan ketidakmenentuan. “For passionate person, risk becomes reward. They see that risk is the only way to discover new things and explore new territories.”

3. Passion is about connecting.

Orang yang memiliki passion selalu mencari orang lain yang memiliki passion yang sama untuk berbagi dan bersama-sama mewujudkan apa yang ingin mereka capai. Ia selalu menyadari bahwa cara terbaik untuk mewujudkan tujuan dan misi adalah dengan berhimpun, berbagi, dan belajar dengan orang lain. “Passion lead us to seek out and connect with others sharing our passion. A passionate person is not a lone hero.”
4. Passion is about authenticity.

 Passion datang dari lubuk hati yang paling dalam, tanpa dibuat-buat, tanpa direkayasa. Ia merupakan “suara hati” yang memberi energi dan tenaga hidup luar biasa. Ketika seseorang memiliki passion terhadap sesuatu hal, maka sesuatu hal itu memberinya makna hidup dan identitas hakiki, dan dengan itu ia mengabdikan dan mengontribusikan seluruh hidupnya untuk orang banyak. Dalam The 8th Habit, Stephen Covey menyebutnya sebagai “voice”. Kata Covey: “Find your Voice, and inspire others to find theirs”.

Bill Gates is a passionate person!
Steve Jobs is a passionate person!
Mohammad Yunus is passionate person!
Einstein is a passionate person!
Gandi is a passionate person!
Soekarno is a passionate person!

Saya berani bertaruh: “Orang hebat pasti memiliki PASSION luar biasa!!!”


____________________________________________________

Yuswohady adalah penulis lebih dari 40 buku, termasuk Middle Class Muslim (2014) dan Consumer 2000 (2012). Website: www.yuswohady.com | Twitter: @yuswohady

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - Passion, the Ultimate Ingredient of Success

Selling = Making Friendship


Oleh Yuswohady

“More sales are made with friendship than salesmanship.”
Ini adalah ungkapan menohok dari sales guru, Jeffrey Gitomer yang nempel dan terus mengiang-ngiang kuat di otak saya. Bahkan sejak sekitar 10 tahun lalu saat saya memutuskan untuk nyemplung di dunia penjualan, saya meyakini keampuhan ungkapan tersebut.

Siapa bilang seorang salesman nggak butuh salesmanship. Siapa bilang seorang salesman nggak perlu keahlian dalam prospecting, presenting, negotiating, dan closing. Itu semua wajib dikuasai agar Anda menjadi sales superstar. Namun di atas itu semua, Anda harus melandasinya denganselling mentality yang adiluhung yaitu: making friendship.

Trust
1000% saya memercayai prinsip bahwa “roh” jualan adalah mencari teman dan membangun pertemanan, bukan sebatas menguasai teknik-teknik penjualan. Kenapa? Begitu menjadi teman, maka si pelanggan dengan sendirinya akan men-trust Anda. Dan dengan bekal trust, maka proses jualan Anda akan menjadi begitu mudah. Pelanggan menjadi begitu pengertian, tidak usil dengan kesepakatan harga, menjadi pemaaf jika kita melakukan kesalahan, dsb-dsb. Artinya, di titik ini sesungguhnya Anda tak perlu lagi teknik-teknik penjualan yang canggih.

Salah satu ciri Anda sudah bisa menyulap pelanggan menjadi teman adalah jika negosiasi atau tawar-menawar harga sudah tidak relevan lagi. Tawar-menawar harga di dalam pertemanan sudah tidak penting lagi karena antara Anda dan pelanggan terjadi saling pengertian dan saling percaya. Pada saat Anda mengajukan harga, maka pelanggan meyakini 1000% bahwa Anda memberikan harga yang terbaik, bukan harga manipulasi, bukan harga mark-up, bukan pula harga yang menjerumuskan.

Dengan landasan trust, pelanggan akan percaya penuh bahwa sebagai teman Anda tak akan memperdaya, menipu-muslihat, memanipulasi mereka. Mereka akan yakin bahwa Anda akan selalu berpikir dan berbuat yang terbaik untuk mereka. It’s the power of friendship.

Plong
Ketika jualan disikapi sabagai mengejar terget dan memburu omzet, maka kita akan stres dan frustasi karena kita akan merasa menjadi mesin uang yang tak pernah ada capeknya. Namanya target, sky is the limit, tak ada batasnya. Tahun ini mencapai omzet 100M, tahun depan dinaikkan 150M; tahun depan tercapai 175M, tahun depannya lagi dinaikan menjadi 300M. Begitu seterusnya tak pernah mengenal titik ujung.

Kalau sudah begitu, maka kita akan merasakan pekerjaan sales sebagai pekerjaan yang paling berat dan membebani: “sales is the most stressful job in the world!!!” Apakah Anda mau seperti itu? Diperbudak oleh target dan capaian omzet?

Kalau tak mau begitu, coba saja ikuti kiat saya. Selama 10 tahun lebih saya menemukan kenikmatan luar biasa saat berjualan? Kenapa bisa begitu? Karena saya tak pernah menganggap jualan sebagai beban: beban untuk secepatnya mencapai closing; beban produk kita laku dibeli si pelanggan; atau beban untuk mencapai target dan mendapatkan bonus/komisi dari perusahaan. Rasanya enteng; rasanya plong.

Setiap kali berjualan saya merasakan hidup kian bermakna karena selalu bertemu orang-orang baru untuk berbagi cerita. Setiap kali berjualan saya mendapatkan kebahagiaan luar biasa karena bisa membantu klien-klien saya. Setiap kali berjualan saya merasakan hidup kian kaya karena mendapatkan suntikan pengetahuan dan pengalaman dari pelanggan-pelanggan. Wow, betapa indahnya.

Begitulah kalau kita menyikapi jualan sebagai making friendship. Prospecting dan menguberlead disikapi sebagai mencari teman. Menawarkan produk disikapi sebagai memperdalam pertemanan. Meyakinkan pelanggan untuk membeli produk kita disikapi sebagai bertukar pengalaman untuk memperkaya kebajikan hidup. Meng-closing penjualan disikapi sebagai komitmen untuk membantu menyelesaikan persoalan pelanggan.

Indahnya lagi, pertemanan tersebut tak hanya terbatas hanya pertemanan secara profesional, tapi juga personal. Pertemanan tersebut dijalin tak hanya sebatas waktu kita sedang jualan ke si pelanggan, tapi sampai kapanpun. Selling is about lifetime friendship. Karena itu saya berpendapat, kalau disikapi sebagai making friendship, maka jualan menjadi sebuah pekerjaan yang paling enteng di dunia; pekerjaan yang paling membahagiakan di dunia; dan pekerjaan yang paling membawa rahmat.

Giving
Ketika kita menyikapi jualan sebagai making friendship, maka spirit yang muncul adalah keikhlasan untuk memberi (giving). Teman sejati selalu mendahulukan giving ketimbang getting. Begitu pun salesman sejati. Seorang salesman sejati akan berpikir untuk giving terlebih dahulu (yaitu bagaimana ia secara sincere bisa membantu dan memberikan solusi pada pelanggan); baru kemudian berpikir untuk getting (yaitu menuntut produknya dibeli dan mendapatkan omzet).

Saya mempercayai sepenuh hati bahwa “giving is receiving”. Ketika Anda memberi maka Anda pasti akan mendapatkan. Semakin banyak Anda memberi, maka semakin banyak pula Anda mendapatkan. Begitupun di dunia sales. Semakin banyak Anda memberi dalam proses jualan Anda, maka pasti Anda akan mendapat lebih banyak lagi dari pelanggan. Kalau spirit of giving itu dilakukan secara ikhlas murni demi kebaikan pelanggan, wow alangkah mulianya profesi salesman.

Celakanya, tak banyak salesman yang memiliki abundance mentality macam ini. Yang kebanyakan terjadi adalah exploitative mentality: pokoknya getting sebanyak mungkin dari pelanggan, kalau perlu pakai aksi tipu-tipu agar tidak ketahuan si pelanggan. Kalau sudah begini maka kita semua akan setuju bahwa “sales is the worst job in the world”. Sales adalah sejelek-jeleknya profesi di muka bumi ini.

Prinsip-prinsip penjualan yang begitu indah di atas mungkin menjadi bahan tertawaan bagi sebagian salesman. “Ah itu teori... Ah itu sok suci!” Semua itu tergantung kita. Itu semua tergantung bagaimana kita memaknai pekerjaan kita. Tinggal Anda pilih wahai para salesman:Apakah Anda mau menjalani pekerjaan Anda dengan penuh beban, stres dan kefrustasian. Atau Anda menyikapinya dengan perasaan plong, ikhlas, penuh kebahagiaan, penuh rahmat.

Kalau Anda menginginkan pilihan yang terakhir, rahasianya gampang: jadikan pelanggan Anda teman seumur hidup!

__________

Yuswohady
Blog: www.yuswohady.com | Twitter: @yuswohady

Ingin tahu bgm cara saya menjadikan Internet sebagai sumber income baru dan ingin belajar dengan dipandu langsung oleh Guru Internet Marketing saya?

Pilih salah satu tema internet marketing sesuai dengan kebutuhan Anda.

1. Bagaimana cara mendapatkan pasif income jutaan rupiah/bulan dg menjual jasa (hobi&keahlian) secara online - > klik di Sini!

2. Bagaimana cara berjualan produk fisik secara online dengan omset ratusan juta rupiah setiap bulan -> klik di Sini!

3. Bagaimana cara mendapatkan ribuan dollar dengan mempromosikan produk milik orang lain di clickbank -> klik di Sini!
READ MORE - Selling = Making Friendship

Postingan Populer

 

Fans Page Kami

TOKO ANIS - BALAMOA TEGAL

TOKO ANIS - BALAMOA TEGAL
TOKO SEPATU & SERVER PULSA

Tutorial Internet Marketing

Diberdayakan oleh Blogger.

IKLAN